12 Sep 2012

alt
Sejarah Timor Leste berawal dengan kedatangan orang Australoid dan Melanesia. Orang dari Portugal mulai berdagang dengan pulau Timor pada awal abad ke-15 dan menjajahnya pada pertengahan abad itu juga. Setelah terjadi beberapa bentrokan dengan Belanda, dibuat perjanjian pada 1859 di mana Portugal memberikan bagian barat pulau itu. Jepang menguasai Timor Timur dari 1942 sampai 1945, namun setelah mereka kalah dalam Perang Dunia II Portugal kembali menguasainya.

Pada tahun 1975, ketika terjadi Revolusi Bunga di Portugal dan Gubernur terakhir Portugal di Timor Leste, Lemos Pires, tidak mendapatkan jawaban dari Pemerintah Pusat di Portugal untuk mengirimkan bala bantuan ke Timor Leste yang sedang terjadi perang saudara, maka Lemos Pires memerintahkan untuk menarik tentara Portugis yang sedang bertahan di Timor Leste untuk mengevakuasi ke Pulau Kambing atau dikenal dengan Pulau Atauro. Setelah itu FRETILIN menurunkan bendera Portugal dan mendeklarasikan Timor Leste sebagai Republik Demokratik Timor Leste pada tanggal 28 November 1975. Menurut suatu laporan resmi dari PBB, selama berkuasa selama 3 bulan ketika terjadi kevakuman pemerintahan di Timor Leste antara bulan September, Oktober dan November, Fretilin melakukan pembantaian terhadap sekitar 60.000 penduduk sipil (sebagian besarnya adalah pendukung faksi integrasi dengan Indonesia). Dalam sebuah wawancara pada tanggal 5 April 1977 dengan Sydney Morning Herald, Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik mengatakan bahwa "jumlah korban tewas berjumlah 50.000 orang atau mungkin 80.000". Tak lama kemudian, kelompok pro-integrasi mendeklarasikan integrasi dengan Indonesia pada 30 November 1975 dan kemudian meminta dukungan Indonesia untuk mengambil alih Timor Leste dari kekuasaan FRETILIN yang berhaluan Komunis.

Ketika pasukan Indonesia mendarat di Timor Leste pada tanggal 7 Desember 1975, FRETILIN didampingi dengan ribuan rakyat mengungsi ke daerah pegunungan untuk untuk melawan tentara Indonesia. Lebih dari 200.000 orang dari penduduk ini kemudian mati di hutan karena pemboman dari udara oleh militer Indonesia serta ada yang mati karena penyakit dan kelaparan. Banyak juga yang mati di kota setelah menyerahkan diri ke tentara Indonesia, namun Tim Palang Merah International yang menangani orang-orang ini tidak mampu menyelamatkan semuanya.

Selain terjadinya korban penduduk sipil di hutan, terjadi juga pembantaian oleh kelompok radikal FRETILIN di hutan terhadap kelompok yang lebih moderat. Sehingga banyak juga tokoh-tokoh FRETILIN yang dibunuh oleh sesama FRETILIN selama di Hutan. Semua cerita ini dikisahkan kembali oleh orang-orang seperti Francisco Xavier do Amaral, Presiden Pertama Timor Lesta yang mendeklarasikan kemerdekaan Timor Leste pada tahun 1975. Seandainya Jenderal Wiranto (pada waktu itu Letnan) tidak menyelamatkan Xavier di lubang tempat dia dipenjarakan oleh FRETILIN di hutan, maka mungkin Xavier tidak bisa lagi jadi Ketua Partai ASDT di Timor Leste Sekarang.

Selain Xavier, ada juga komandan sektor FRETILIN bernama Aquiles yang dinyatakan hilang di hutan (kemungkinan besar dibunuh oleh kelompok radikal FRETILIN). Istri komandan Aquilis sekarang ada di Baucau dan masih terus menanyakan kepada para komandan FRETILIN lain yang memegang kendali di sektor Timur pada waktu itu tentang keberadaan suaminya.

Selama perang saudara di Timor Leste dalam kurun waktu 3 bulan (September-November 1975) dan selama pendudukan Indonesia selama 24 tahun (1975-1999), lebih dari 200.000 orang dinyatakan meninggal (60.000 orang secara resmi mati di tangan FRETILN menurut laporan resmi PBB). Selebihnya mati ditangan Indonesia saat dan sesudah invasi dan adapula yang mati kelaparan atau penyakit. Hasil CAVR menyatakan 183.000 mati di tangan tentara Indonesia karena keracunan bahan kimia dari bom-bom napalm, serta mortir-mortir.

Timor Leste menjadi bagian dari Indonesia tahun 1976 sebagai provinsi ke-27 setelah gubernur jendral Timor Portugis terakhir Mario Lemos Pires melarikan diri dari Dili setelah tidak mampu menguasai keadaan pada saat terjadi perang saudara. Portugal juga gagal dalam proses dekolonisasi di Timor Portugis dan selalu mengklaim Timor Portugis sebagai wilayahnya walaupun meninggalkannya dan tidak pernah diurus dengan baik.

Amerika Serikat dan Australia "merestui" tindakan Indonesia karena takut Timor Leste menjadi kantong komunisme terutama karena kekuatan utama di perang saudara Timor Leste adalah Fretilin yang beraliran Marxis-Komunis. AS dan Australia khawatir akan efek domino meluasnya pengaruh komunisme di Asia Tenggara setelah AS lari terbirit-birit dari Vietnam dengan jatuhnya Saigon atau Ho Chi Minh City.
Salah satu demonstrasi di Australia yang menentang kependudukan Indonesia di Timor Timur

Namun PBB tidak menyetujui tindakan Indonesia. Setelah referendum yang diadakan pada tanggal 30 Agustus 1999, di bawah perjanjian yang disponsori oleh PBB antara Indonesia dan Portugal, mayoritas penduduk Timor Leste memilih merdeka dari Indonesia. Antara waktu referendum sampai kedatangan pasukan perdamaian PBB pada akhir September 1999, kaum anti-kemerdekaan yang konon didukung Indonesia mengadakan pembantaian balasan besar-besaran, di mana sekitar 1.400 jiwa tewas dan 300.000 dipaksa mengungsi ke Timor barat. Sebagian besar infrastruktur seperti rumah, sistem irigasi, air, sekolah dan listrik hancur. Pada 20 September 1999 pasukan penjaga perdamaian International Force for East Timor (INTERFET) tiba dan mengakhiri hal ini. Pada 20 Mei 2002, Timor Timur diakui secara internasional sebagai negara merdeka dengan nama Timor Leste dengan sokongan luar biasa dari PBB. Ekonomi berubah total setelah PBB mengurangi misinya secara drastis.

Semenjak hari kemerdekaan itu, pemerintah Timor Leste berusaha memutuskan segala hubungan dengan Indonesia antara lain dengan mengadopsi Bahasa Portugis sebagai bahasa resmi dan mendatangkan bahan-bahan kebutuhan pokok dari Australia sebagai "balas budi" atas campur tangan Australia menjelang dan pada saat referendum. Selain itu pemerintah Timor Leste mengubah nama resminya dari Timor Leste menjadi Republica Democratica de Timor Leste dan mengadopsi mata uang dolar AS sebagai mata uang resmi yang mengakibatkan rakyat Timor Leste menjadi lebih krisis lagi dalam hal ekonomi.

Kutipan : wikipedia.org

20 Nov 2011

Kronik-kronik bangsa Tionghoa menyebut kawasan ini sebagai Nan-hai ("Kepulauan Laut Selatan").

Berbagai catatan kuno bangsa India menamai kepulauan ini Dwipantara ("Kepulauan Tanah Seberang"), nama yang diturunkan dari kata Sansekerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa ("Pulau Emas", diperkirakan Pulau Sumatera sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara.

Bangsa Arab menyebut wilayah kepulauan itu sebagai Jaza'ir al-Jawi (Kepulauan Jawa). Nama Latin untuk kemenyan, benzoe, berasal dari nama bahasa Arab, luban jawi ("kemenyan Jawa"), sebab para pedagang Arab memperoleh kemenyan dari batang pohon Styrax sumatrana yang dahulu hanya tumbuh di Sumatera. Sampai hari ini jemaah haji kita masih sering dipanggil "orang Jawa" oleh orang Arab, termasuk untuk orang Indonesia dari luar Jawa sekali pun. Dalam bahasa Arab juga dikenal nama-nama Samathrah (Sumatera), Sholibis (Pulau Sulawesi), dan Sundah (Sunda) yang disebut kulluh Jawi ("semuanya Jawa").

Bangsa-bangsa Eropa yang pertama kali datang beranggapan bahwa Asia hanya terdiri dari orang Arab, Persia, India, dan Tiongkok. Bagi mereka, daerah yang terbentang luas antara Persia dan Tiongkok semuanya adalah Hindia. Jazirah Asia Selatan mereka sebut "Hindia Muka" dan daratan Asia Tenggara dinamai "Hindia Belakang", sementara kepulauan ini memperoleh nama Kepulauan Hindia (Indische Archipel, Indian Archipelago, l'Archipel Indien) atau Hindia Timur (Oost Indie, East Indies, Indes Orientales). Nama lain yang kelak juga dipakai adalah "Kepulauan Melayu" (Maleische Archipel, Malay Archipelago, l'Archipel Malais).

Unit politik yang berada di bawah jajahan Belanda memiliki nama resmi Nederlandsch-Indie (Hindia-Belanda). Pemerintah pendudukan Jepang 1942-1945 memakai istilah To-Indo (Hindia Timur) untuk menyebut wilayah taklukannya di kepulauan ini.

Eduard Douwes Dekker (1820-1887), yang dikenal dengan nama samaran Multatuli, pernah memakai nama yang spesifik untuk menyebutkan kepulauan Indonesia, yaitu "Insulinde", yang artinya juga "Kepulauan Hindia" (dalam bahasa Latin "insula" berarti pulau). Nama "Insulinde" ini selanjutnya kurang populer, walau pernah menjadi nama surat kabar dan organisasi pergerakan di awal abad ke-20.

Nama Indonesia

Pada tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA, BI: "Jurnal Kepulauan Hindia dan Asia Timur")), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869), seorang Skotlandia yang meraih sarjana hukum dari Universitas Edinburgh. Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA.

Dalam JIAEA volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations ("Pada Karakteristik Terkemuka dari Bangsa-bangsa Papua, Australia dan Melayu-Polinesia"). Dalam artikelnya itu Earl menegaskan bahwa sudah tiba saatnya bagi penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu untuk memiliki nama khas (a distinctive name), sebab nama Hindia tidaklah tepat dan sering rancu dengan penyebutan India yang lain. Earl mengajukan dua pilihan nama: Indunesia atau Malayunesia ("nesos" dalam bahasa Yunani berarti "pulau"). Pada halaman 71 artikelnya itu tertulis (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia dari Bahasa Inggris):

"... Penduduk Kepulauan Hindia atau Kepulauan Melayu masing-masing akan menjadi "Orang Indunesia" atau "Orang Malayunesia"".

Earl sendiri menyatakan memilih nama Malayunesia (Kepulauan Melayu) daripada Indunesia (Kepulauan Hindia), sebab Malayunesia sangat tepat untuk ras Melayu, sedangkan Indunesia bisa juga digunakan untuk Ceylon (sebutan Srilanka saat itu) dan Maldives (sebutan asing untuk Kepulauan Maladewa). Earl berpendapat juga bahwa bahasa Melayu dipakai di seluruh kepulauan ini. Dalam tulisannya itu Earl memang menggunakan istilah Malayunesia dan tidak memakai istilah Indunesia.

Dalam JIAEA Volume IV itu juga, halaman 252-347, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago ("Etnologi dari Kepulauan Hindia"). Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan tanah air kita, sebab istilah Indian Archipelago ("Kepulauan Hindia") terlalu panjang dan membingungkan. Logan kemudian memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia.

Dan itu membuktikan bahwa sebagian kalangan Eropa tetap meyakini bahwa penduduk di kepulauan ini adalah Indian, sebuah julukan yang dipertahankan karena sudah terlanjur akrab di Eropa.

Untuk pertama kalinya kata Indonesia muncul di dunia dengan tercetak pada halaman 254 dalam tulisan Logan (diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

"Mr Earl menyarankan istilah etnografi "Indunesian", tetapi menolaknya dan mendukung "Malayunesian". Saya lebih suka istilah geografis murni "Indonesia", yang hanya sinonim yang lebih pendek untuk Pulau-pulau Hindia atau Kepulauan Hindia"

Ketika mengusulkan nama "Indonesia" agaknya Logan tidak menyadari bahwa di kemudian hari nama itu akan menjadi nama resmi. Sejak saat itu Logan secara konsisten menggunakan nama "Indonesia" dalam tulisan-tulisan ilmiahnya, dan lambat laun pemakaian istilah ini menyebar di kalangan para ilmuwan bidang etnologi dan geografi.

Pada tahun 1884 guru besar etnologi di Universitas Berlin yang bernama Adolf Bastian (1826-1905) menerbitkan buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel ("Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu") sebanyak lima volume, yang memuat hasil penelitiannya ketika mengembara di kepulauan itu pada tahun 1864 sampai 1880. Buku Bastian inilah yang memopulerkan istilah "Indonesia" di kalangan sarjana Belanda, sehingga sempat timbul anggapan bahwa istilah "Indonesia" itu ciptaan Bastian. Pendapat yang tidak benar itu, antara lain tercantum dalam Encyclopedie van Nederlandsch-Indië tahun 1918. Pada kenyataannya, Bastian mengambil istilah "Indonesia" itu dari tulisan-tulisan Logan.

Pribumi yang mula-mula menggunakan istilah "Indonesia" adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara). Ketika dibuang ke negeri Belanda tahun 1913 ia mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Persbureau.

Nama Indonesisch (pelafalan Belanda untuk "Indonesia") juga diperkenalkan sebagai pengganti Indisch ("Hindia") oleh Prof Cornelis van Vollenhoven (1917). Sejalan dengan itu, inlander ("pribumi") diganti dengan Indonesiër ("orang Indonesia").

Pada dasawarsa 1920-an, nama "Indonesia" yang merupakan istilah ilmiah dalam etnologi dan geografi itu diambil alih oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia, sehingga nama "Indonesia" akhirnya memiliki makna politis, yaitu identitas suatu bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan. Sebagai akibatnya, pemerintah Belanda mulai curiga dan waspada terhadap pemakaian kata ciptaan Logan itu.

Pada tahun 1922 atas inisiatif Mohammad Hatta, seorang mahasiswa Handels Hoogeschool (Sekolah Tinggi Ekonomi) di Rotterdam, organisasi pelajar dan mahasiswa Hindia di Negeri Belanda (yang terbentuk tahun 1908 dengan nama Indische Vereeniging) berubah nama menjadi Indonesische Vereeniging atau Perhimpoenan Indonesia. Majalah mereka, Hindia Poetra, berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.

Bung Hatta menegaskan dalam tulisannya,

"Negara Indonesia Merdeka yang akan datang (de toekomstige vrije Indonesische staat) mustahil disebut "Hindia-Belanda". Juga tidak "Hindia" saja, sebab dapat menimbulkan kekeliruan dengan India yang asli. Bagi kami nama Indonesia menyatakan suatu tujuan politik (een politiek doel), karena melambangkan dan mencita-citakan suatu tanah air di masa depan, dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia (Indonesiër) akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya."

Di Indonesia Dr. Sutomo mendirikan Indonesische Studie Club pada tahun 1924. Tahun itu juga Perserikatan Komunis Hindia berganti nama menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada tahun 1925 Jong Islamieten Bond membentuk kepanduan Nationaal Indonesische Padvinderij (Natipij). Itulah tiga organisasi di tanah air yang mula-mula menggunakan nama "Indonesia". Akhirnya nama "Indonesia" dinobatkan sebagai nama tanah air, bangsa, dan bahasa pada Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia tanggal 28 Oktober 1928, yang kini dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda.

Pada bulan Agustus 1939 tiga orang anggota Volksraad (Dewan Rakyat; parlemen Hindia-Belanda), Muhammad Husni Thamrin, Wiwoho Purbohadidjojo, dan Sutardjo Kartohadikusumo, mengajukan mosi kepada Pemerintah Belanda agar nama Indonesië diresmikan sebagai pengganti nama "Nederlandsch-Indie". Permohonan ini ditolak.

Dengan pendudukan Jepang pada tanggal 8 Maret 1942, lenyaplah nama "Hindia-Belanda". Pada tanggal 17 Agustus 1945, menyusul deklarasi Proklamasi Kemerdekaan, lahirlah Republik Indonesia.



17 Nov 2011

Pancasila
Sejarah Pancasila – Kata “Pancasila” terdiri atas dua kata dari bahasa sansekerta yaitu palica yang artinya lima dan sila artinya asas atau prinsip. Jadi pancasila dalam arti keseluruhan adalah 5 prinsip atau asas, dan kelima prinsip tersebut telah menjadi rumusan dan pedoman kehidupan dalam berbangsa dan bernegara bagi seluruh warga Indonesia. Maka dari itu kita sebagai warga Negara Indonesia sangatlah penting mempelajari sejarah perumusan pancasila sebagai dasar ideology Negara Indonesia tercinta ini.
Dalam perjalanan sejarah, pancasila mempunyai sejarah yang sangat panjang tentang terbentuknya perumusan-perumusan pancasila dalam ketatanegaraan Indonesia.
Menurut wikipedia, dalam upaya merumuskan pancaila sebagai dasar Negara yang resmi, terdapat usulan-usulan pribadi yang dikemukakan dalam Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia yaitu :
• Lima Dasar oleh Muhammad Yamin, yang berpidato pada tanggal 29 Mei 1945. Yamin merumuskan lima dasar sebagai berikut: Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat. Dia menyatakan bahwa kelima sila yang dirumuskan itu berakar pada sejarah, peradaban, agama, dan hidup ketatanegaraan yang telah lama berkembang di Indonesia. Mohammad Hatta dalam memoarnya meragukan pidato Yamin tersebut.

• Panca Sila oleh Soekarno yang dikemukakan pada tanggal 1 Juni 1945. Sukarno mengemukakan dasar-dasar sebagai berikut: Kebangsaan; Internasionalisme; Mufakat, dasar perwakilan, dasar permusyawaratan; Kesejahteraan; Ketuhanan. Nama Pancasila itu diucapkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni itu, katanya: Pesan Sponsor Sekarang banyaknya prinsip: kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejahteraan, dan ketuhanan, lima bilangannya. Namanya bukan Panca Dharma, tetapi saya namakan ini dengan petunjuk seorang teman kita ahli bahasa – namanya ialah Pancasila. Sila artinya azas atau dasar, dan diatas kelima dasar itulah kita mendirikan negara Indonesia, kekal dan abadi. Setelah Rumusan Pancasila diterima sebagai dasar negara secara resmi beberapa dokumen penetapannya ialah :

  • Rumusan Pertama : Piagam Jakarta (Jakarta Charter) – tanggal 22 Juni 1945
  • Rumusan Kedua : Pembukaan Undang-undang Dasar – tanggal 18 Agustus 1945
  • Rumusan Ketiga : Mukaddimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat – tanggal 27 Desember 1949
  • Rumusan Keempat : Mukaddimah Undang-undang Dasar Sementara – tanggal 15 Agustus 1950
  • Rumusan Kelima : Rumusan Kedua yang dijiwai oleh Rumusan Pertama (merujuk Dekrit Presiden 5 Juli 1959) Hari Kesaksian Pancasila Pada tanggal 30 September 1965, adalah awal dari Gerakan 30 September (G30SPKI).

    Pemberontakan ini merupakan wujud usaha mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis. Hari itu, enam Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh sebagai upaya kudeta. Namun berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila maka upaya tersebut mengalami kegagalan. Maka 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September[ [G30S-PKI] ] dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila, memperingati bahwa dasar Indonesia, Pancasila, adalah sakti, tak tergantikan. Butir-Butir Pengamalan Pancasila Ketetapan MPR no. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 45 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila. Tidak pernah dipublikasikan kajian mengenai apakah butir-butir ini benar-benar diamalkan dalam keseharian warga Indonesia.

Sila Pertama
  • 1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • 2. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • 3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • 4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • 5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  • 6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • 7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
Sila kedua
  • 1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  • 2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  • 3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  • 4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  • 5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  • 6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  • 7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  • 8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  • 9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
  • 10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
Sila ketiga 
  • 1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • 2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  • 3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  • 4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  • 5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
  • 6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  • 7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
Sila keempat

  • 1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama
  • 2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  • 3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  • 4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan
  • 5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  • 6. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah
  • 7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • 8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  • 9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  • 10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
    • Sila kelima
      • 1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
      • 2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
      • 3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
      • 4. Menghormati hak orang lain.
      • 5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
      • 6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
      • 7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
      • 8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
      • 9. Suka bekerja keras.
      • 10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
      • 11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

2 Okt 2011

Google berawal dari proyek penelitian dua mahasiswa Ph.D. Universitas Stanford, Larry Page dan Sergey Brin pada awal 1996 yang mengembangkan teori bahwa sebuah mesin pencari yang berdasarkan analisis matematika hubungan antara situs-situs web akan memberikan hasil yang lebih baik daripada dengan menggunakan teknik-teknik pencarian dasar yang digunakan pada saat itu. Sistem ini pada awalnya dinamakan BackRub karena menggunakan backlink untuk memperkirakan seberapa penting sebuah situs.

Yakin bahwa halaman dengan paling banyak link menuju halaman tersebut dari halaman-halaman web relevan lainnya merupakan halaman-halaman yang paling relevan, Page dan Brin memutuskan untuk mencoba tesis mereka sebagai bagian dari studi mereka – ini menjadi fondasi bagi mesin pencari mereka. Mereka secara resmi membentuk perusahaan mereka Google Inc. pada 7 September 1998.

Google menjadi populer di antara pengguna Internet karena desainnya yang sederhana dan ‘bersih’ serta hasil pencariannya yang relevan. Iklan dijual berdasarkan kata kunci (keyword) sehingga mereka menjadi lebih relevan bagi para pengguna, dan iklan-iklan tersebut diharuskan menggunkan teks saja agar desain halaman tetap rapi dan loading halaman tetap cepat. Konsep penjualan iklan berdasarkan kata kunci diawali oleh Overture yang dulunya bernama GoTo.com. Pada saat kebanyakan perusahaan dotcom lainnya bangkrut, Google secara diam-diam semakin memperkuat pengaruhnya dan mendapatkan laba.

Pada September 2001, mekanisme pemeringkatan Google (PageRank) diberikan hak paten Amerika. Hak paten tersebut diberikan secara resmi kepada Leland Stanford University dan mencantumkan nama Lawrence Page sebagai sang pencipta.

Pada Februari 2003, Google membeli Pyra Labs, pemilik Blogger, sebuah situs web pionir dan pemimpin hosting weblog. Akuisisi ini tampak tidak konsisten dengan misi umum Google, namun langkah ini membuat Google dapat menggunakan informasi dari posting-posting blog untuk memperbaiki kecepatan dan relevansi artikel-artikel di Google News.

Pada masa puncak kejayaannya pada awal 2004, Google mengurus hampir 80 persen dari seluruh permintaan pencarian di Internet melalui situs webnya dan klien-klien seperti Yahoo!, AOL dan CNN. Share Google turun sejak Yahoo! melepaskan teknologi pencarian Google pada Februari 2004 agar dapat menggunakan hasil pencarian independen mereka.

Karangan Lain Mengenai Sejarah Google.
Google…
unik namanya, unik sejarahnya

Siapa yang tak kenal dengan Google. Bagi semua peselancar dunia cyber pasti sudah sangat akrab dengan Om Google ini. Google sangat terkenal dengan mesin pencari di rimba belantara dunia maya. Yang perlu dilakukan hanyalah mengetik kata sandi yang diinginkan maka Om Google akan melacak dan mencari informasi apapun yang diinginkan.

Google dengan dua “o” pun unik, sebab jika data hasil pencarian ditemukan, jumlah “o” akan muncul sebanyak Web yang didapat oleh mesin pencari.

Kata Google berasal dari kata Googlo. Kata itu diciptakan oleh Milton Sirotta, Ponakan Edward Kasner seorang ahli Matematika dari AS. Sirotta membuat istilah Googlo untuk menyebutkan angka 1 (satu) yang diikuti 100 angka 0 (nol), Oleh karena itu penggunaan kata Google merupakan Refleksi dari kata Googlo.

Tapi tahukan Anda, Google tak hanya unik dari asal katanya. Google pun memiliki latar belakang sejarah yang unik. Google lahir dari sebuah pertemuan dua pemuda yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1995 lalu. Larry Page, alumnus Universitas Michigan , yang sedang menikmati kunjungan akhir pekan, tanpa sengaja dipertemukan dengan Sergey Brin, salah seorang murid yang mendapat tugas mengantar keliling Lary.

Dalam pertemuan tanpa sengaja tadi, dua pendiri Google tersebut sering terlibat diskusi panjang. Keduanya memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda sehingga sering terlibat perdebatan. Namun, perbedaan pemikiran mereka justru menghasilkan sebuah pendekatan unik dalam menyelesaikan salah satu tantangan terbesar pada dunia komputer. Yakni, masalah bagaimana memperoleh kembali data dari set data masif.

Pada Januari 1996, Larry dan Sergey mulai melakukan kolaborasi dalam pembuatan search engine yang diberi nama BackRub. Setahun kemudian pendekatan unik mereka tentang analisis jaringan mengangkat reputasi BackRub. Kabar mengenai teknik baru mesin pencari langsung menyebar ke penjuru kampus.
Larry dan Sergey terus menyempurnakan teknologi Google sepanjang awal 1998. Keduanya juga mulai mencari investor untuk mengembangkan kecanggihan teknologi Google.

Gayung pun bersambut. Mereka mendapat suntikan dana dari teman kampus, Andy Bechtolsheim, yang merupakan pendiri Sun Microsystems. Pertemuana mereka terjadi pada pagi buta di serambi asrama mahasiswa fakultas Stanford, di Palo Alto. Larry dan Sergey memberikan demo secara singkat karena Andy tak memiliki waktu yang cukup lama.

Melalui demo itu Andy setuju untuk memberikan bantuan dana berupa sebuah cek senilai 100 ribu dolar AS. Sayangnya, cek itu tertulis atas nama perusahaan Google. Padahal saat itu perusahaan bernama Google belum didirikan oleh Sergey dan Larry.

Investasi dari Andy menjadi sebuah dilema. Larry dan Sergey tak mungkin menyairkan cek selama belum ada lembaga legal yang bernama perusahaan Google. Karena itu, dua pendiri Google ini kembali bekerja keras dalam mencari investasi. Mereka mencari pendana dari kalangan keluarga, teman, dan sejawat hingga akhirnya terkumpul dana sekitar 1 juta dolar. Dan akhirnya, perusahaan Google pun dapat didirikan pada 7 Septembar 1998 dan dibuka secara resmi di Menlo Park,California.

Misi Google adalah, “untuk mengumpulkan informasi dunia dan menjadikannya dapat diakses secara universal dan berguna.” Filosofi Google meliputi slogan seperti “Don`t be evil”, dan “Kerja harusnya menatang dan tantangan itu harusnya menyenangkan”, menggambarkan budaya perusahaan yang santai.

Saat ini Google merupakan sebuah perusahaan berpredikat nomor satu dalam top 100 perusahaan yang paling diminati di Amerika, dengan jumlah pegawai sekitar 10 ribu orang.

25 Sep 2011

Asal mula Facebook berawal ketika Mark Zuckerberg (saat itu mahasiswa semester II Harvard University) membuat sebuah situs kontak jodoh untuk rekan-rekan kampusnya. Zuckerberg yang terinspirasi dari situs Hot or Not menamai situs buatannya Facemash.com. Metode situs ini yaitu menampilkan dua foto pasangan (pria dan wanita), di mana selanjutnya dua pasangan ini akan dipilih oleh para anggota situs mana pasangan yang paling “hot”. Nah, untuk menampilkan foto-foto pasangan di situs ini, Zuckerberg berupaya dengan segala cara mencari foto-foto rekannya dengan cara keliling ‘door-to-door’ untuk meminta foto.1

Saking nekatnya, Zuckerberg membobol akses jaringan komputer kampusnya untuk mendapatkan foto-foto tambahan. Namun aksi ini diketahui pihak kampus dan mereka selanjutnya memblokir situs Facemash.com diikuti dengan tindakan sanksi kepada Zuckerberg dengan ancaman akan memecatnya dari kampus (walaupun ancaman ini tidak jadi direalisasikan). Atas tindakannya itu, Zuckerberg membela diri dengan mengatakan “Tindakan pihak kampus yang memblokir situs facemash.com memang benar alasannya, namun sayang mereka tidak menyadari potensinya yang bisa saja menjadi alat pendongkrak popularitas bagi kampus itu sendiri”. Ia melanjutkan “Cepat atau lambat, nanti juga akan ada orang lain yang membuat situs serupa”.

2004
Tidak kapok, pada semester berikutnya, tepatnya pada tanggal 4 Februari 2004, Zuckerberg membuat sebuah situs baru bernama “The Facebook” yang beralamat URL:..http://www.thefacebook.com.. Untuk situs barunya ini, Zuckerberg berkomentar sarkas: “Menurutku upaya pihak kampus yang ingin membuat media pertukaran informasi antar civitas akademik yang butuh waktu bertahun-tahun adalah hal yang konyol. Dengan situsku ini, aku bisa mengerjakannya cuma dalam waktu seminggu saja”.2

Saat pertama kali diluncurkan “The Facebook” hanya terbatas di kalangan kampus Harvard saja. Dan sungguh menakjubkan! Dalam waktu satu bulan para penggunanya sudah mencakup lebih dari setengah jumlah mahasiswa Harvard saat itu. Selanjutnya, sejumlah rekan Zuckerberg turut bergabung memperkuat tim thefacebook.com. Mereka adalah Eduardo Saverin (analis usaha), Dustin Moskovitz (programmer), Andrew McCollum (desainer grafis), dan Chris Hughes.

Bulan maret 2004, thefacebook.com mulai merambah ke beberapa kampus lain di kota Boston, AS dan juga ke sejumlah kampus ternama seperti Stanford, Columbia, Yale, dan Ivy League. Tak butuh waktu lama, situs ini telah tersebar penggunaannya di hampir semua kampus di AS dan Kanada. Bulan Juni 2004, Zuckerberg, McCollum dan Moskovitz memindahkan markas ke Palo Alto, California. Di sini mereka turut dibantu juga oleh Adam D'Angelo dan Sean Parker.

Pertengahan 2004, thefacebook.com mendapat investasi pertamanya dari
salah seorang pendiri PayPal, Pieter Thiel.

2005
Bulan Mei 2005, thefacebook.com mendapat suntikan dana segar hasil join venture dengan Accel Partners. Tanggal 23 Agustus 2005, thefacebook secara resmi membeli nama domain mereka dari Aboutface.com seharga USD 200.000 dan sejak saat itu penggalan frase “the” tidak dipakai lagi sehingga nama mereka resmi menjadi facebook.com.

Pada tahun 2005 ini juga, facebook telah memperluas jangkauan pengguna ke kalangan pelajar SMA. Masih di tahun yang sama, sejumlah universitas di Meksiko, Inggris Raya, Australia dan Selandia Baru juga sudah bisa menikmati jaringan Facebook.

2006
Awal tahun 2006, Facebook diisukan akan diakuisisi oleh sebuah perusahaan dengan harga USD 750 juta, bahkan tawarannya melonjak hingga USD 2 miliar. Namun kabar ini tak terbukti. Pada bulan April 2006, Facebook mendapat suntikan dana segar USD 25 juta hasil investasi dari Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners. Bulan Mei tahun yang sama Facebook mulai merambah benua Asia melalui India. Di pertengahan tahun, gilliran Israel dan Jerman. Akhirnya pada 11 September 2006, Facebook merubah status registrasinya menjadi “free to join” bagi semua pemilik alamat email valid di seluruh dunia.

2007
Bulan September 2007, Microsoft mengumumkan telah membeli 1,6% saham Facebook senilai USD 15 miliar. Dalam pengambilan saham ini juga tercakup kesepakatan bahwa Microsoft memiliki hak untuk memasang iklan mereka di Facebook. Melihat langkah ini sejumlah pemain raksasa lain seperti Google, Viacom, Friendster juga mengungkapkan minat mereka untuk berinvestasi di Facebook. Sebelumnya di tahun 2006, Yahoo! telah menawarkan tawaran akuisisi senilai USD 1 miliar. November 2007, seorang miliuner Hongkong Li Ka-shing menanam investasi senilai USD 60 juta di Facebook.

2008
Pada Agustus 2008, majalah Business Week melaporkan sejumlah pihak lain telah ikut menanamkan saham di Facebook sehingga diperkirakan nilai Facebook berkisar antara USD 3.75 miliar sampai USD 5 miliar

Situasi Situs
Pengguna Facebook kini dapat bebas bergabung ke banyak jaringan yang diatur berdasarkan kota, lokasi kerja, sekolah maupun negara. Jaringan-jaringan ini kemudian akan menghubungkan para anggotanya. Sesama pengguna dapat berhubungan dengan teman-temannya dan bisa saling melihat isi profil pribadi.

Situs Facebook mendapatkan pemasukan utama dari iklan-iklan yang terpasang padanya. Para pengguna bebas membuat profilnya masing-masing yang di dalamnya bisa berisi foto dan info-info pribadi lainnya. Selain itu dapat juga saling mengirim pesan, bergabung dengan sebuah grup atau lebih. Secara default, Facebook mengatur profil pengguna hanya bisa diakses oleh sesama pengguna yang telah berteman. Namun pengaturan ini bisa nanti dirubah jika diinginkan.

Microsoft adalah mitra eksklusif Facebook dalam menayangkan iklan-iklan banner. Inilah sebabnya mengapa Facebook hanya menayang iklan-iklan yang termuat dalam jaringannya Microsoft. Menurut comScore (situs periset internet marketing) saat ini Facebook mengumpul data pengguna sebanyak yang dikumpulkan oleh Google dan Microsoft.

Dalam hal tampilan, Facebook sering dibanding-bandingkan dengan MySpace dan Friendster. Namun perbedaaan utama antara mereka ialah MySpace dan Friendster mengizinkan pengguna mendekorasi tampilan profilnya dengan fitur HTML dan CSS, sedangkan Facebook hanya mengizinkan fitur teks saja sehingga semua tampilan profil pengguna terlihat seragam.

Fitur
Facebook memiliki sejumlah fitur interaksi antar sesama pengguna yang di antaranya adalah fitur ‘Wall/Dinding’, ruang tempat sesama pengguna mengirimkan pesan-pesan terbuka, ‘Poke/Colek’, sarana untuk saling mencolek secara virtual, ‘Photos/Foto’ ruang untuk memasang foto, dan ‘Status’ yang menampilkan kondisi/ide terkini pengguna. Mulai Juli 2007, Facebook mengizinkan pengguna untuk mengirim berbagai lampiran (tautan, aplikasi, dsb) langsung ke Wall/Dinding, di mana sebelumnya yang diizinkan hanya teks saja.

Seiring perjalanan waktu, Facebook menambahkan beberapa fitur baru ke dalam situsnya. Pada September 2006, Facebook mengumumkan peluncuran News Feed/Rangkaian Kabar Berita yang berisi kilasan informasi dari masing-masing pengguna. Mulanya fitur ini bersifat terbuka dan bisa dilihat oleh siapa saja. Namun setelah mendapat keluhan dari beberapa pengguna, pihak Facebook merubah pengaturan fitur ini sehingga kini pengguna dapat mengatur mana yang bisa ditampilkan di News Feed/Rangkaian Kabar Berita dan mana yang tidak.

Fitur Catatan/Notes ditambahkan pada 22 Agustus 2006. Dalam fitur ini pengguna bisa mengimpor tulisannya di blog lain (Xanga, LiveJournal, Blogger, dll) untuk ditampilkan di Facebook. Tanggal 7 April 2008, Facebook meluncurkan salah satu fitur favorit yaitu ‘Chat/Obrolan’, tempat di mana para pengguna bisa saling berkirim pesan pribadi secara langsung dan real time.

Fitur ‘Gifts/Hadiah’ dimulai pada 8 Februari 2007. Fitur ini adalah fitur untuk saling berkirim hadiah. ‘Hadiah’ bisa dibeli dengan harga USD 1 dan ditambahkan pesan pribadi. Tanggal 14 Mei 2007, Facebook memperkenalkan ‘Marketplace’ yang mengizinkan pengguna untuk beriklan secara gratis. Fitur beriklan gratis ini dibuat untuk menyaingi fitur serupa yang diperkenalkan oleh Craiglist.

Juli 2008, Facebook merapikan tampilan situs sehingga setiap kategori (dinding, info, foto, dll) memiliki tab-tab terpisah. Mulai Maret 2009, Facebook merapikan tampilan “Home/Beranda”.

Platform
Pada 24 Mei 2007, Facebook mempromosikan Facebook Platform. Ini adalah sarana bagi para pengembang software untuk menciptakan aplikasi yang bisa digunakan di Facebook. Langkah ini segera disambut oleh para pengembang software sehingga sampai 25 Maret 2009 tercatat ada 52.000 aplikasi dengan jumlah pengembang sebanyak 660.000 pihak.

Sumber: http://haxims.blogspot.com/2009/11/sejarah-facebook.html
Hieroglif Mesir (pengucapan /ˈhaɪərəʊɡlɪf/; dari Yunani ἱερογλύφος "ukiran suci", dalam Bahasa Inggris hieroglyphic = τὰ ἱερογλυφικά [γράμματα]) adalah sistem tulisan formal yang digunakan masyarakat Mesir kuno yang terdiri dari kombinasi elemen logograf dan alfabet. Hieroglif Mesir merupakan salah satu sistem penulisan paling tua yang dikenal manusia. Beberapa dari tulisan tersebut berasal dari tahun 3000 sebelum masehi dan telah digunakan oleh bangsa Mesir selama lebih dari 3000 tahun. Masyarakat Mesir menggunakan hieroglif kursif untuk sastra keagamaan pada papirus dan kayu. Adapula variasi formal tulisan yang lebih kecil, yang disebut hieratik dan demotik, namun secara teknis tulisan tersebut bukan merupakan hieroglif.

Etimologis
Berdasarkan kamus, arti dari hieroglif adalah tulisan dan abjad Mesir Kuno, yang terdiri atas 700 gambar dan lambang dalam bentuk manusia, hewan, atau benda; dan lambang tulisan (menyerupai gambar paku) yang bersifat rahasia atau teka-teki yang sukar dibaca atau dipahami maknanya. Disebut hieroglif karena ketika orang Yunani pertama kali melihat tulisan itu, mereka yakin bahwa tulisan tersebut merupakan tulisan pendeta yang memiliki makna dan tujuan yang suci. Kata hieroglif berasal dari kata sifat bahasa Yunani yaitu ἱερογλυφικός (hieroglyphikos), gabungan dari ἱερός (hierós ‘keramat’ atau ‘suci’) dan γλύφω (glýphō ‘ukiran’, ‘pahatan’, atau glyphs). Kata glyphs sendiri merujuk pada τὰ ἱερογλυφικὰ γράμματα (tà hieroglyphikà grámmata, ‘kesusastraan ukir pahat’). Kata hieroglyph dalam bahasa Inggris dijadikan kata benda, menggantikan arti kata hieroglif yang sebenarnya. Yang seharusnya seperti dalam kalimat sebelumnya, kata hieroglyphic merupakan sebuah kata sifat, namun sering terjadi kekeliruan dalam penggunaan kata hieroglyph sebagai sebuah kata benda.

Sejarah dan Perkembangannya
Hieroglif sudah muncul dari sebelum kesusastraan tradisi artistik Mesir. Contohnya, simbol pada tembikar Gerzean dari tahun 4000 SM menyerupai penulisan hieroglif. Selama beberapa tahun, prasasti hieroglif yang pertama kali diketahui adalah Narmer Palette, ditemukan dalam penggalian di Hierakonpolis (sekarang Kawm al-Ahmar) pada tahun 1890-an, yang diperkirakan tahun 3200 SM. Bagaimanapun, pada tahun 1998, tim arkeologis Jerman di bawah pimpinan Günter Dreyer pada penggalian di Abydos (sekarang Umm el-Qa'ab) menemukan sebuah makam dari seorang penguasa Predynastic, dan menemukan tiga ratus pahatan nama dari tanah liat dengan proto-hieroglyphs, tertanggal pada masa Naqada IIIA dari abad ke-33 Sebelum Masehi. Kalimat pertama yang tertulis penuh dengan hieroglif sejauh yang ditemukan adalah kesan segel yang ditemukan di makam Seth-Peribsen yang terletak di Umm el-Qa'ab, tertanggal dari dinasti kedua. Di zaman Kerajaan Tua, Kerajaan Tengah, dan Kerajaan Baru, terdapat sekitar 800 hieroglif. Saat zaman Greco-Roman, mereka menomori lebih dari 5,000 hieroglif. Pada abad keempat, beberapa orang mesir akhirnya dapat membaca hieroglif. Penggunaan hieroglif kemudian berhenti setelah penutupan seluruh gereja non-kristen pada tahun 391 Masehi oleh Kaisar Roman, Theodosius I; yang tertulis dalam prasasti terakhir dari Philae, diketahui sebagai The Graffito of Esmet-Akhom, tahun 396 Masehi. Penemuan hieroglif yang paling menggemparkan dalam sejarah modern adalah penemuan Batu Rosetta pada sekitar tahun 1799. Orang yang mendapatkan penghargaan dari menafsirkan tulisan tersebut adalah Jean Francois Champollion. Pada awalnya, orang Mesir menggunakan bentuk gambar tulisan yang kasar, seperti yang digunakan oleh suku-suku primitif di seluruh dunia. Hieroglif adalah gambar yang masing-masing mewakili objek alamiah. Matahari digambarkan sebagai piringan, bulan digambarkan dengan bulan sabit, air digambarkan oleh garis gelombang, orang dengan bentuk orang, dan lain sebagainya. Akan tetapi, tulisan gambar ini tidak dapat mewakili kata-kata atau benda-benda yang tidak dapat dilihat mata seperti pikiran, cahaya, dan hari. Sehingga hieroglif pun lebih dianggap sebagai simbol ide daripada sebuah gambar objek. Piringan dapat juga berarti ‘hari’, bukan hanya berarti matahari. Ide-ide ini disebut dengan ‘ideogram’. Perkembangan hieroglif selanjutnya adalah menggunakan gambar, lebih untuk mewakili bunyi daripada untuk mewakili objek sesungguhnya. Misalnya, sebuah gambar lebah dapat bukan berarti serangga, melainkan merujuk pada kata ‘lebah’. Daun dapat memiliki arti ‘percaya’ (kita gunakan kata dalam Bahasa Indonesia untuk memudahkan dalam menunjukkan bagaimana cara kerjanya). Hieroglif seperti itu, yang digunakan sebagai bunyi, dikenal dengan nama ‘fonogram’. Belakangan, orang Mesir dapat menulis kata apa saja yang mereka kenal, baik kata itu berarti sesuatu yang dapat mereka gambarkan atau tidak. Dari fonogram tersebut mereka mengembangkan satu seri tanda, masing-masing mewakili satu huruf. Dalam penulisan, orang Mesir hanya menggunakan huruf konsonan (huruf mati) saja. Misalnya, kata ‘minum’ hanya akan ditulis ‘mnm’ (tentunya dengan menggunakan tulisan Mesir). Orang Mesir juga terus menggunakan simbol-simbol lama dalam tulisan mereka seperti ideogram, fonogram, dan picturegram (tulisan gambar) semuanya digabungkan. Seiring berjalannya waktu, tulisan tersebut menjadisangat rumit sehingga tidak mudah dimengerti oleh orang awam.

Sistem Penulisan
Penulisan hieroglif dapat dimulai dari kanan ke kiri, kiri ke kanan, atau dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas, tetapi biasanya dimulai dari kanan ke kiri (seperti dalam penulisan Arab, walaupun dalam penulisan formal zaman sekarang ini menggunakan kiri ke kanan).

Jenis Hieroglif
Hieroglif terdiri dari tiga macam glyph yaitu phonetic glyphs, termasuk karakter satu konsonan yang berfungsi seperti abjad, logographs; dan semagram (simbol semantik yang menentukan makna), yang membatasi arti dari logographic atau kata-kata fonetis.

Secara visual, keseluruhan hieroglif kurang lebih bersifat kiasan: mereka merepresentasikan elemen yang nyata ataupun ilusional, terkadang menyesuaikan dengan mode dan disederhanakan, tetapi secara umum benar-benar dikenal dalam tanda. Bagaimanapun, simbol atau tanda yang sama, berdasarkan konteksnya, dapat diinterpretasikan dalam bermacam-macam cara yaitu sebagai fonogram (phonetic reading), sebagai logogram, atau sebagai ideogram (semagram; determinative, semantic reading).

Kebanyakan simbol atau bentuk hieroglif merupakan fonetis alam, yang berarti bahwa simbol tersebut dibaca dan dibuat sesuai dengan karakteristik visualnya. Gambar dari mata dapat menjelaskan kata ‘mata’ itu sendiri dan kata ‘saya’ dalam bahasa Inggris (‘eye’ dan ‘I’). Gambar mata itu disebut dengan fonogram dari kata ‘I’. Bentuk fonogram dengan satu konsonan disebut mono- atau tanda uniliteral; dengan dua konsonan, tanda biliteral; dengan tiga konsonan disebut tanda triliteral. Dua puluh empat tanda uniliteral disebut abjad hieroglif. Penulisan hieroglif Mesir normalnya tidak mengindikasikan huruf vokal seperti A, I, U, E, O.

Penulisan Mesir sering kali pleonastis atau berlebihan. Ini sering kali terjadi dalam sebuah kata yang harus diikuti oleh sejumlah karakter penulisan yang memiliki kesamaan pengucapan. Contohnya, kata nfr, yang memiliki arti ‘cantik, baik, sempurna’, ditulis dalam triliteral yang unik.
Nfr 111.jpg

Bagaimanapun, hal ini sangat biasa ditambahkan dalam triliteral, uniliteral untuk f dan r. Kata tersebut dapat ditulis sebagai nfr+f+r namun tetap dibaca dengan nfr. Dua karakter abjad ditambahkan demi kejelasan ejaan dari hieroglif triliteral yang terdahulu. Karakter berlebihan yang mengikuti tanda biliteral atau triliteral disebut phonetic complements atau pelengkap fonetis. Dapat ditempatkan di depan tanda (jarang), setelah tanda (seperti ketentuan umumnya), atau bahkan dikeduanya.

Selain interpretasi fonetis, karakter atau simbol-simbol juga dapat dimaknai dengan membaca, dalam hal ini logogram diucapkan (atau ideogram) dan semagram (sering disebut juga dengan determinative).
Logogram

Hieroglif digunakan sebagai logogram untuk menegaskan suatu objek yang merupakan sebuah gambar. Untuk itu logogram merupakan benda biasa yang sering digunakan. Dalam teori, seluruh hieroglif memiliki kemampuan untuk digunakan sebagai logogram. Logogram dapat ditemani dengan pelengkap fonetis.
Semagram

Determinatives atau semagram (simbol semantik yang menentukan makna) ditempatkan di akhir dari sebuah kata. Karakter ini bertujuan untuk mengklarifikasi tentang apakah sebuah kata itu, seperti homofonik glyphs.
new roman
Menyebut Times New Roman, tentu banyak orang yang tahu. Jenis huruf ini digunakan sebagai standar huruf dalam dunia pengetikan. Keberadaannya dikenal luas oleh orang dari berbagai kalangan profesi. Namun, seberapa banyak di antara kita yang mengetahui sejarah penciptaan huruf jenis Times New Roman ini?

Huruf ini dirancang oleh seorang berkebangsaan Inggris bernama Stanley Morrison. Ia lahir pada tanggal 6 Mei 1889 di Wanstead, Inggris. Stanley tumbuh sebagai figur yang tidak memiliki pengetahuan tentang percetakan, namun di kemudian hari ia menempati banyak posisi penting di dunia tersebut. Pengetahuannya yang banyak dalam hal tipografi didapatkan sejak menjadi anggota percetakan The Pelican Press.

Kecintaannya pada Tuhan membuatnya banyak membaca buku-buku religius, bahkan karya tipografinya yang pertama juga ditujukan untuk gereja. Setelah keluar dari The Pelican Press, ia bekerja untuk Cloister Press di Manchester. Banyak desain-desain terbaiknya dihasilkan saat ia bekerja di perusahaan ini. Lagi-lagi, karyanya banyak mencerminkan latar belakang gereja katolik, hal ini terlihat pada ilustrasi dan berbagai macam dekorasi yang ia gunakan. Karena ia sangat membenci perang, gerakan antiperangnya membuat ia sempat dipenjara selama empat tahun (1914-1918).

Berawal dari Surat Kabar "Times"
Selama kurang lebih 30 tahun (1929-1960) Stanley Morrison menjadi konsultan huruf untuk koran The Times di London, Inggris. Sebagai konsultan huruf, pada tahun 1931 ia mengatakan pada Times, ”The Times merupakan koran yang telah memiliki pelanggannya sendiri, kita memerlukan sebuah huruf yang tidak sama dengan barang dagangan pada umumnya, huruf itu harus baik pada dasarnya, namun juga mencerminkan kekuatan dari garis, konsistensi, dan ekonomis bagi The Times”.

Karena kata-katanya itulah, 3 Oktober 1932 menjadi hari pemasaran jenis huruf “Times” ke khalayak ramai, karena pada hari itu untuk pertama kalinya koran The Times dicetak dengan menggunakan jenis huruf yang dinamai seperti koran itu sendiri. Stanley Morisson bukan satu-satunya orang yang berada di balik layar kesuksesan huruf tersebut. Ia juga dibantu temannya bernama Victor Lardent sebagai orang yang menggambar rancangan huruf ini.

Huruf bernama Times ini dengan cepat menjadi sangat populer pada masa itu, banyak digunakan di koran, majalah, maupun buku laporan tahunan perusahaan. Huruf ini didaftarkan lisensinya ke The Monotype Corporation di Inggris, namun juga didaftarkan ke perusahaan lisensi Linotype di Amerika, karena koran The Times banyak mendaftarkan lisensi dari produk-produknya ke Linotype. Akhirnya, pada tahun 1945, The American Linotype Company mendaftarkan nama dagang ”Times Roman” secara terpisah, bukan sebagai bagian dari The Times ataupun Monotype. Di sinilah terjadi perbedaan nama untuk penggunaan huruf ini dalam komputer. Linotype dan perusahaan-perusahaan di bawah lisensinya seperti Adobe dan Apple Macintosh menggunakan nama ”Times Roman”, sedangkan Monotype dengan perusahaan-perusahaan di bawah lisensinya seperti Microsoft menggunakan nama “Times New Roman”.

Pada era ’80-an, Monotype mendesain ulang Times New Roman dan mengklaim bahwa huruf yang di desain ulang ini lebih baik daripada Times Roman yang dimiliki Linotype. Karena tidak mau kalah, pada periode waktu yang berdekatan, Adobe-Linotype juga meluncurkan seri baru dari huruf Times, yang tentu saja mereka mengklaim huruf yang baru juga lebih baik dibanding huruf milik Monotype. Pada kenyataannya, sebagian atau mungkin seluruh pengguna huruf ini tak akan menyadari atau bahkan tak akan mempermasalah kan perbedaan di antara keduanya walaupun huruf-huruf tersebut dicetak sangat jelas dengan ukuran 10 pt dalam resolusi tinggi 300 dpi.

Lepas dari berbagai pertentangan di atas, terbukti bahwa Stanley Morrison telah berhasil menciptakan huruf yang baik dengan ciri khasnya tersendiri sehingga jenis huruf ini terus dikenang dan digunakan oleh banyak kalangan hingga saat ini. Ia meninggal pada 11 Oktober 1967 di London, Inggris.

8 Jul 2011

mesin jahit
        Mesin jahit adalah peralatan mekanis atau elektromekanis yang berfungsi untuk menjahit.

        Sejarah jahit-menjahit dengan menggunakan jarum sudah dimulai pada awal-awal peadaban manusia. Bahan jarumnya bermacam-macam. Ada yang terbuat dari batu, tembaga, tulang ataupun gading. Jarum yang masih kasar itu digunakan untuk menyatukan kulit hewan menjadi pakaian. Sementara benangnya yang digunakan dibuat dari otot hewan. Jarum logam digunakan sekitar abad ke-14, yang merupakan jarum dengan menggunakan lubang yang umum dijumpai pada saat ini.


      Pada tahun 1755, seorang imigran Jerman, Charles Weisenthal, yang tiggal di Inggris, mematenkan penemuan jarumnya yang khusus dirancangnya untuk sebuah mesin. Sayangnya patennya tidak merinci mesin yang menggunakan jarum tersebut.

Berikutnya, seorang pembuat lemari asal Inggris, Thomas Saint yang juga mematenkan mesin jahit di tahun 1790. Tidak diketahui apa Saint benar-benar membuat prototipe mesin yang digunakan pada saat itu, atau hanya sekedar mematenkan agar mendapatkan royalti, kelak jika mesin itu bisa dibuat. Yang pasti, Thomas Saint merinci dalam patennya sebuah benda tajam yang dapat membuat lubang pada kulit dan memasukkan jarum pada lubang yang ada. Selangkah lebih maju dari Weisenthal. Namun reproduksi temuan Saint itu ternyata tidak bisa beroperasi.

Perkara Paten ini juga dilupakan oleh Balthasar Krems. Warga berkebangsaan Jerman ini menemukan mesin otomatis untuk menjahit topi di tahun 1810. Dia tidak mematenkan temuanya dan konon mesinnya tiadak pernah berfungsi dengan baik.

Upaya untuk membuat mesin jahit memang tidak pernah pudar. Banyak pula yang akhirnya menyebabkan perang paten. Namun tidak sedikit pula yang berakhir dengan kegagalan. Contohnya John Adams Doge dan John Knowles dari Amerika. Mereka berdua membuat mesin jahit pada tahun 1818 namun ujung-ujungnya mesin itu gagal saat digunakan untuk menjahit sejumlah kain.

Mesin Jahit yang bisa berfungsi diciptakan oleh Barthelemy Thimonier pada tahun 1830. Mesin ini hanya menggunakan satu benang dan sebuah jarum kait seperti jarum bordir atau sulam. Sayangnya, temeuan ini tidak memperoleh sambutan baik dari masyarakat. Bahkan dirinya hampir terbunuh ketika sejumlah penjahit membakar pabrik garmen miliknya karena takut tersaingi dan menimbulkan pengangguran akibat temuan mesin jahitnya.

Kembali seorang Amerika mencoba membuat mesin jahit dan sukses ditahun 1834, yang bernama Walter Hunt. Namun anehnya, dia tidak merasa bahagia dengan temuannya, karena dia merasa temuannya akan menimbulkan pengangguran.

elias howe
Elias Howe
Puncak penemuan mesin jahit terjadi di Amerika Serikat yang ditemukan oleh Elias Howe. Mesin buatannya menggunakan dua benang dari arah berlawanan dan memiliki jarum berlubang untuk benang di bagian ujung. Jarum itu didesak menembus kain dan membuat semacam lengkungan benang di sisi bawah kain. Sebuah benang dari arah lain disisipkan ke dalam lengkungan tadi. Lalu kedua benang membuat jalinan yang mengunci kain. Kabarnya temuan ini inspirasi dari mimpinya. Dalam mimpinya, perut Howe ditusuk oleh seorang kanibal dengan tombak dalam tidurnya. Bentuk ujung tombak inilah yang dijadikan inspirasi buat menciptakan jarum yang sudah lama dicarinya.

Namun setelah penemuannya, Howe dihadapkan pada masalah dengan mempertahankan paten dan memasarkan temuannya. Akhirnya dia berjuang selama sembilan tahun. Perang paten sendiri pecah ketika Isaac Singer menemukan mekanisme naik turun pada mesin jahit dan Allen Wilson mengembangkan alat kait pemintal berputar. Mesin jahit belum menjadi barang produksi massal hingga tahun 1850-an. Setelah Isaac Singer berhasil membuat mesin jahit dengan jarum jahit yang bisa digerakkan kayuhan pedal kaki, maka kesuksesan penjualan mesin jahit secara komersial terbuka. Sebelumnya, mesin jahit terdahulu menggerakkan jarumnya dari pinggir dan digerakkan dengan tangan.

Bagaimanapun, mesin Isaac Singer menerapkan mekanisme jalinan dua benang yang dipatenkan Howe. Maka Elias Howe menuntut Isaac Singer atas paten yang serupa dan berhasil memenangkan perkaranya pada tahun 1854. Sebenarnya Walter Hunt menerapkan jalinan benang dari dua sumber benang dan jarum berlubang. Namun pengadilan memutuskan paten jatuh ketangan Howe setelah Hunt membatalkan patennya.

isaac singer width=
Isaac Singer
Jika Hunt tetap mematenkan temuannya, Elias Howe dapat dikalahkan dalam perkaranya dengan Isaac Singer. Maka atas kekalahan itu, Isaac Singer harus membayar royalti paten Elias Howe. Jika saja paten yang dimiliki warga Inggris, John Fisher ditahun 1844 itu tidak hilang, maka Fischer akan terlibat dalam perang paten mesin jahit. Pasalnya mesin renda buatannya menerapkan mekanisme yang serupa dengan mesin Howe maupun Singer.

Keberhasilan dalam mempertahankan hak atas patennya membuat keuntungan Elias Howe melonjak tajam. Pendapatan tahunannya yang semula 300 dolar Amerika menjadi lebih dari 200.000 dolar AS per tahun untuk saat itu. Dalam kurun waktu 14 tahun (1854-1867), Howe mengumpulkan dana hingga 2 juta dolar AS atas temuannya. Ia lantas menyisihkan sebagian kekayaannya selama Perang Saudara Amerika bagi Pasukan Infantri dan sebagian lagi sumbangan atas nama pribadinya.

11 Mei 2011

Rasulullah SAW telah memerintahkan kepada kaum muslimin agar mereka mengangkat seorang khalifah setelah beliau SAW wafat, yang dibai'at dengan bai'at syar'iy untuk memerintahkan kaum muslimin berdasarkan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah SAW. Menegakkan syari'at Allah, dan berjihad bersama kaum muslimin melawan musuh-musuh Allah.

Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya tidak ada Nabi setelah aku, dan akan ada para khalifah, dan banyak (jumlahnya)." para sahabat bertanya, "Apa yang engkau perintahkan kepada kami? Nabi SAW menjawab, "penuhilah bai'at yang pertama, dan yang pertama. Dan Allah akan bertanya kepada mereka apa-apa yang mereka pimpin." (HR. MUSLIM) Rasulullah SAW berwasiat kepada kaum muslimin, agar jangan sampai ada masa tanpa adanya khalifah (yang memimpin kaum muslimin). Jika hal ini terjadi, dengan tiadanya seorang khalifah, maka wajib bagi kaum muslimin berupaya mengangkat khalifah yang baru, meskipun hal itu berakibat pada kematian.

Sabda Rasulullah SAW : "Barang siapa mati dan dipundaknya tidak membai'at Seorang imam (khalifah), maka matinya (seperti) mati (dalam keadaan) jahiliyyah."

Rasulullah SAW juga bersabda : "Jika kalian menyaksikan seorang khalifah, hendaklah kalian taat, walaupun (ia) memukul punggungmu. Sesungguhnya jika tidak ada khalifah, maka akan terjadi Kekacauan." (HR. THABARANI)

sesungguhnya Allah SWT telah memerintahkan (kepada kita) untuk taat kepada khalifah. Allah berfirman : "Hai orang-orang yang berfirman, taatilah Allah dan taatilah Rasul(Nya), dan ulil amri diantara kamu." (AN NISA :59)

Kaum muslimin telah menjaga wasiat Rasulullah SAW tersebut sepanjang 13 abad. Selama interval waktu itu, kaum muslimin tidak pernah menyaksikan suatu kehidupan tanpa ada (dipimpin) seorang khalifah yang mengatur urusan-urusan mereka. Ketika seorang khalifah meninggal atau diganti, ahlul halli wal 'aqdi segera mencari, memilih, dan menentukan pengganti khalifah terdahulu. Hal ini terus berlangsung pada masa-masa islam (saat itu). Setiap masa, kaum muslimin senantiasa menyaksikan bai'at kepada khalifah atas dasar taat. Ini dimulai sejak masa Khulafaur Rasyidin hingga periode para Khalifah dari Dinasti 'Utsmaniyyah.

Kaum muslimin mengetahui bahwa khalifah pertama dalam sejarah Islam adalah Abu Bakar ra, akan tetapi mayoritas kaum muslimin saat ini, tidak mengetaui bahwa Sultan 'Abdul Majid II adalah khalifah terakhir yang dimiliki oleh umat Islam, pada masa lenyapnya Daulah Khilafah Islamiyyah akibat ulah Musthafa Kamal yang menghancurkan sistem kilafah dan meruntuhnya Dinasti 'Utsmaniyyah. Fenomena initerjadi pada tanggal 27 Rajab 1342 H.

Dalam sejarah kaum muslimin hingga hari ini, pemerintah Islam di bawah institusi Khilafah Islamiah pernah dipimpin oleh 104 khalifah. Mereka (para khalifah) terdiri dari 5 orang khalifah dari khulafaur raasyidin, 14 khalifah dari dinasti Umayyah, 18 khalifah dari dinasti 'Abbasiyyah, diikuti dari Bani Buwaih 8 orang khalifah, dan dari Bani Saljuk 11 orang khalifah. Dari sini pusat pemerintahan dipindahkan ke kairo, yang dilanjutkan oleh 18 orang khalifah. Setelah itu khalifah berpindah kepada Bani 'Utsman. Dari Bani ini terdapat 30 orang khalifah. Umat masih mengetahui nama-nama para khulafaur rasyidin dibandingkan dengan yang lain. Walaupun mereka juga tidak lupa dengan Khalifah 'Umar bin 'Abd al-'Aziz, Harun al-rasyid, Sultan 'Abdul Majid, serta khalifah-khalifah yang masyur dikenal dalam sejarah.

Masa khulafaur Rasyidin

1.Abu Bakar ash-Shiddiq ra (tahun 11-13 H/632-634 M)
2.Umar bin khaththab ra (tahun 13-23 H/634-644 M)
3.Utsman bin 'Affan ra (tahun 23-35 H/644-656 M)
4.Ali bin Abi Thalib ra (tahun 35-40 H/656-661 M)
5.Al-Hasan bin Ali ra (tahun 40 H/661 M)


Setelah mereka, khalifah berpindah ke tangan Bani Umayyah yang berlangsung lebih dari 89 tahun. Khalifah pertama adalah Mu'awiyyah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwan bin Muhammad bin Marwan bin Hakam. Masa kekuasaan mereka sebagai berikut:

1.Mu'awiyah bin Abi Sufyan (tahun 40-64 H/661-680 M)
2.Yazid bin Mu'awiyah (tahun 61-64 H/680-683 M)
3.Mu'awiyah bin Yazid (tahun 64-68 H/683-684 M)
4.Marwan bin Hakam (tahun 65-66 H/684-685 M)
5.'Abdul Malik bin Marwan (tahun 66-68 H/685-705 M)
6.Walid bin 'Abdul Malik (tahun 86-97 H/705-715 M)
7.Sulaiman bin 'Abdul Malik (tahun 97-99 H/715-717 M)
8.'Umar bin 'Abdul 'Aziz (tahun 99-102 H/717-720 M)
9.Yazid bin 'Abdul Malik (tahun 102-106 H/720-724 M)
10.Hisyam bin Abdul Malik (tahun 106-126 H/724-743 M)
11.Walid bin Yazid (tahun 126 H/744 M)
12.Yazid bin Walid (tahun 127 H/744 M)
13.Ibrahim bin Walid (tahun 127 H/744 M)
14.Marwan bin Muhammad (tahun 127-133 H/744-750 M)


Setelah mereka, khalifah berpindah ke tangan Bani Umayyah yang berlangsung lebih dari 89 tahun. Khalifah pertama adalah Mu'awiyyah. Sedangkan khalifah terakhir adalah Marwan bin Muhammad bin Marwan bin Hakam. Masa kekuasaan mereka sebagai berikut:


I. Dari Bani 'Abbas

1. Abul 'Abbas al-Safaah (tahun 133-137 H/750-754 M)

2. Abu Ja'far al-Mansyur (tahun 137-159 H/754-775 M)

3. Al-Mahdi (tahun 159-169 H/775-785 M)

4. Al-Hadi (tahun 169-170 H/785-786 M)

5. Harun al-Rasyid (tahun 170-194 H/786-809 M)

6. Al-Amiin (tahun 194-198 H/809-813 M)

7. Al-Ma'mun (tahun 198-217 H/813-833 M)

8. Al-Mu'tashim Billah (tahun 218-228 H/833-842 M)

9. Al-Watsiq Billah (tahun 228-232 H/842-847 M)

10. Al-Mutawakil 'Ala al-Allah (tahun 232-247 H/847-861 M)

11. Al-Muntashir Billah (tahun 247-248 H/861-862 M)

12. Al-Musta'in Billah (tahun 248-252 H/862-866 M)

13. Al-Mu'taz Billah (tahun 252-256 H/866-869 M)

14. Al-Muhtadi Billah (tahun 256-257 H/869-870 M)

15. Al-Mu'tamad 'Ala al-Allah (tahun 257-279 H/870-892 M)

16. Al-Mu'tadla Billah (tahun 279-290 H/892-902 M)

17. Al-Muktafi Billah (tahun 290-296 H/902-908 M)

18. .Al-Muqtadir Billah (tahun 296-320 H/908-932 M)


II. Dari Bani Buwaih 19.Al-Qahir Billah (tahun 320-323 H/932-934 M)

1. Al-Radli Billah (tahun 323-329 H/934-940 M)

2. Al-Muttaqi Lillah (tahun 329-333 H/940-944 M)

3. Al-Musaktafi al-Allah (tahun 333-335 H/944-946 M)

4. Al-Muthi' Lillah (tahun 335-364 H/946-974 M)

5. Al-Thai'i Lillah (tahun 364-381 H/974-991 M)

6. Al-Qadir Billah (tahun 381-423 H/991-1031 M)

7. Al-Qa'im Bi Amrillah (tahun 423-468 H/1031-1075 M)


III. Dari Bani Saljuk

1. Al Mu'tadi Biamrillah (tahun 468-487 H/1075-1094 M)

2. Al Mustadhhir Billah (tahun 487-512 H/1094-1118 M)

3. Al Mustarsyid Billah (tahun 512-530 H/1118-1135 M)

4. Al-Rasyid Billah (tahun 530-531 H/1135-1136 M)

5. Al Muqtafi Liamrillah (tahun 531-555 H/1136-1160)

6. Al Mustanjid Billah (tahun 555-566 H/1160-1170 M)

7. Al Mustadhi'u Biamrillah (tahun 566-576 H/1170-1180 M)

8. An Naashir Liddiinillah (tahun 576-622 H/1180-1225 M)

9. Adh Dhahir Biamrillah (tahun 622-623 H/1225-1226 M)

10. Al Mustanshir Billah (tahun 623-640 H/1226-1242 M)

11. Al Mu'tashim Billah ( tahun 640-656 H/1242-1258 M)

Setelah itu kaum muslimin hidup selama 3,5 tahun tanpa seorang khalifah pun. Ini terjadi karena serangan orang-orang Tartar ke negeri-negeri Islam dan pusat kekhalifahan di Baghdad. Namun demikian, kaum muslimin di Mesir, pada masa dinasti Mamaluk tidak tinggal diam, dan berusaha mengembalikan kembali kekhilafahan. kemudian mereka membai'at Al Muntashir dari Bani Abbas. Ia adalah putra Khalifah al-Abbas al-Dhahir Biamrillah dan saudara laki-laki khalifah Al Mustanshir Billah, paman dari khalifah Al Mu'tashim Billah. Pusat pemerintahan dipindahkan lagi ke Mesir. Khalifah yang diangkat dari mereka ada 18 orang yaitu :

1. Al Mustanshir billah II (taun 660-661 H/1261-1262 M)
2. Al Haakim Biamrillah I ( tahun 661-701 H/1262-1302 M)
3. Al Mustakfi Billah I (tahun 701-732 H/1302-1334 M)
4. Al Watsiq Billah I (tahun 732-742 H/1334-1354 M)
5. Al Haakim Biamrillah II (tahun 742-753 H/1343-1354 M)
6. al Mu'tadlid Billah I (tahun 753-763 H/1354-1364 M)
7. Al Mutawakkil 'Alallah I (tahun 763-785 H/1363-1386 M)
8. Al Watsir Billah II (tahun 785-788 H/1386-1389 M)
9. Al Mu'tashim (tahun 788-791 H/1389-1392 M)
10. Al Mutawakkil 'Alallah II (tahun 791-808 H/1392-14-9 M)
11. Al Musta'in Billah (tahun 808-815 H/ 1409-1426 M)
12. Al Mu'tadlid Billah II (tahun 815-845 H/1416-1446 M)
13. Al Mustakfi Billah II (tahun 845-854 H/1446-1455 M)
14. Al Qa'im Biamrillah (tahun 754-859 H/1455-1460 M)
15. Al Mustanjid Billah (tahun 859-884 H/1460-1485 M)
16. Al Mutawakkil 'Alallah (tahun 884-893 H/1485-1494 M)
17. al Mutamasik Billah (tahun 893-914 H/1494-1515 M)
18. Al Mutawakkil 'Alallah OV (tahun 914-918 H/1515-1517 M)

Ketika daulah Islamiyah Bani Saljuk berakhir di anatolia, Kemudian muncul kekuasaan yang berasal dari Bani Utsman dengan pemimpinnya "Utsman bin Arthagherl sebagai khalifah pertama Bani Utsman, dan berakhir pada masa khalifah Bayazid II (918 H/1500 M) yang diganti oleh putranya Sultan Salim I. Kemuadian khalifah dinasti Abbasiyyah, yakni Al Mutawakkil "alallah diganti oleh Sultan Salim. Ia berhasil menyelamatkan kunci-kunci al-Haramain al-Syarifah. Dari dinasti Utsmaniyah ini telah berkuasa sebanyah 30 orang khalifah, yang berlangsung mulai dari abad keenam belas Masehi. nama-nama mereka adalah sebagai berikut:

1. Salim I (tahun 918-926 H/1517-1520 M)
2. Sulaiman al-Qanuni (tahun 916-974 H/1520-1566 M)
3. salim II (tahun 974-982 H/1566-1574 M)
4. Murad III (tahun 982-1003 H/1574-1595 M)
5. Muhammad III (tahun 1003-1012 H/1595-1603 M)
6. Ahmad I (tahun 1012-1026 H/1603-1617 M)
7. Musthafa I (tahun 1026-1027 H/1617-1618 M)
8. 'Utsman II (tahun 1027-1031 H/1618-1622 M)
9. Musthafa I (tahun 1031-1032 H/1622-1623 M)
10. Murad IV (tahun 1032-1049 H/1623-1640 M)
11. Ibrahim I (tahun 1049-1058 H/1640-1648 M)
12. Mohammad IV (1058-1099 H/1648-1687 M)
13. Sulaiman II (tahun 1099-1102 H/1687-1691M)
14. Ahmad II (tahun 1102-1106 H/1691-1695 M)
15. Musthafa II (tahun 1106-1115 H/1695-1703 M)
16. Ahmad II (tahun 1115-1143 H/1703-1730 M)
17. Mahmud I (tahun 1143-1168/1730-1754 M)
18. "Utsman IlI (tahun 1168-1171 H/1754-1757 M)
19. Musthafa II (tahun 1171-1187H/1757-1774 M)
20. 'Abdul Hamid (tahun 1187-1203 H/1774-1789 M)
21. Salim III (tahun 1203-1222 H/1789-1807 M)
22. Musthafa IV (tahun 1222-1223 H/1807-1808 M)
23. Mahmud II (tahun 1223-1255 H/1808-1839 M)
24. 'Abdul Majid I (tahun 1255-1277 H/1839-1861 M)
25. "Abdul 'Aziz I (tahun 1277-1293 H/1861-1876 M)
26. Murad V (tahun 1293-1293 H/1876-1876 M)
27. Abdul Hamid II (tahun 1293-1328 H/1876-1909 M)
28. Muhammad Risyad V (tahun 1328-1339 H/1909-1918 M)
29. Muhammad Wahiddin II (tahun 1338-1340 H/1918-1922 M)
30. 'Abdul Majid II (tahun 1340-1342 H/1922-1924 M)

Sekali lagi terjadi dalam sejarah kaum muslimin, hilangnya kekhalifahan. Sayangnya, kaum muslimin saat ini tidak terpengaruh, bahkan tidak peduli dengan runtuhnya kekhilafahan. Padahal menjaga kekhilafahan tergolong kewajiban yang sangat penting. Dengan lenyapnya institusi kekhilafahan, mengakibatkan goncangnya dunia Islam, dan memicu instabilitas di seluruh negeri Islam. Namun sangat disayangkan, tidak ada (pengaruh) apapun dalam diri umat, kecuali sebagian kecil saja.

Jika kaum muslimin pada saat terjadinya serangan pasukan Tartar ke negeri mereka, mereka sempat hidup selama 3,5 tahun tanpa ada khalifah, maka umat Islam saat ini, telah hidup selama lebih dari 75 tahun tanpa keberadaan seorang khalifah. Seandainya negara-negara Barat tidak menjajah dunia Islam, dan seandainya tidak ada penguasa-penguasa muslim bayaran, seandainya tidak ada pengaruh tsaqofah, peradaban, dan berbagai persepsi kehidupan yang dipaksakan oleh Barat terhadap kaum muslimin, sungguh kembalinya kekhilafahan itu akan jauh lebih mudah. Akan tetapi kehendak Allah berlaku bagi ciptaanNya dan menetapkan umat ini hidup pada masa yang cukup lama.

Umat Islam saat ini hendaknya mulai rindu dengan kehidupan mulia di bawah naungan Daulah Khilafah Islamiyah. Dan Insya Allah Daulah Khilafah itu akan berdiri. Sebagaimana sabda Rasulullah "...kemudian akan tegak Khilafah Rasyidah yang sesuai dengan manhaj Nabi". Kami dalam hal ini tidak hanya yakin bahwa kekhilafahan akan tegak, lebih dari itu, kota Roma (sebagai pusat agama Nashrani) dapat ditaklukkan oleh kaum muslimin setelah dikalahkannya Konstantinopel yang sekarang menjadi Istambul. Begitu pula daratan Eropa, Amerika, dan Rusia akan dikalahkan. Kemudian Daulah Khilafah Islamiyah akan menguasai seluruh dunia setelah berdirinya pusat Daulah Khilafah. Sungguh hal ini dapat terwujud dengan Izin Allah. Kita akan menyaksikannya dalam waktu yang sangat dekat. sumber Islamuda.com

10 Mar 2011

Pra-sejarah dan sejarah awal radio adalah sejarah teknologi yang dihasilkan instrumen yang menggunakan gelombang radio. Later radio history increasingly involves matters of programming and content. Kemudian sejarah radio semakin melibatkan hal pemrograman dan konten.

Various scientists proposed that electricity and magnetism, both capable of causing attraction and repulsion of objects, were linked. Berbagai ilmuwan mengusulkan bahwa listrik dan magnet, keduanya mampu menyebabkan tarikan dan tolakan objek, itu terkait. In 1802 Gian Domenico Romagnosi suggested the relationship between electric current and magnetism, but his reports went unnoticed. Pada tahun 1802 Gian Domenico Romagnosi menyarankan hubungan antara arus listrik dan magnet, tetapi laporannya tanpa terasa. In 1820 Hans Christian Ørsted performed a widely known experiment on man-made electric current and magnetism. Pada tahun 1820 Hans Christian Ørsted melakukan percobaan secara luas dikenal di magnet buatan manusia saat ini dan listrik. He demonstrated that a wire carrying a current could deflect a magnetized compass needle. Ia menunjukkan bahwa kawat yang membawa arus bisa membelokkan sebuah magnet jarum kompas. Ørsted's experiments discovered the relationship between electricity and magnetism in a very simple experiment. percobaan Ørsted's menemukan hubungan antara listrik dan magnetisme dalam eksperimen yang sangat sederhana. Ørsted's work influenced André-Marie Ampère to produce a theory of electromagnetism. pekerjaan Ørsted's dipengaruhi André-Marie Ampere untuk menghasilkan teori elektromagnetisme. In the history of radio and development of “wireless telegraphy”, several people are claimed to have “invented the radio”. Dalam sejarah radio dan pengembangan "telegrafi nirkabel", beberapa orang mengklaim telah "menemukan radio". The most commonly accepted claims are: Mengklaim paling umum diterima adalah:

* Jagadish Chandra Bose * Jagadish Chandra Bose
* Alexander Stepanovich Popov * Alexander Popov Stepanovich
* Nikola Tesla, who developed means to reliably produce radio frequency currents, publicly demonstrated the principles of radio, and transmitted long distance signals. * Nikola Tesla, yang mengembangkan alat untuk terpercaya menghasilkan arus frekuensi radio, publik menunjukkan prinsip-prinsip radio, dan dipancarkan sinyal jarak jauh. In 1943 the US Supreme Court upheld Tesla's patent number US Patent 645,576 in effect recognizing him as the inventor of radio. Pada tahun 1943 Mahkamah Agung AS menguatkan nomor paten Tesla Paten AS 645576 berlaku mengakui dia sebagai penemu radio.
* Guglielmo Marconi, who equipped ships with life-saving wireless communications, conducted a reported transatlantic radio communications experiments in 1901 and established the first commercial transatlantic radio service in 1907. * Guglielmo Marconi, yang dilengkapi kapal dengan komunikasi nirkabel yang menyelamatkan jiwa, melakukan komunikasi radio transatlantik melaporkan percobaan pada tahun 1901 dan mendirikan layanan transatlantik radio komersial pertama di 1907.

    * Wireless prehistory (19th century) Wireless prasejarah (abad ke-19)

In the late 19th century it was clear to various scientists and experimenters that wireless communication was possible. Pada akhir abad 19 sudah jelas untuk berbagai ilmuwan dan peneliti yang mengungkapkan bahwa komunikasi nirkabel itu mungkin. Various theoretical and experimental innovations led to the development of radio and the communication system we know today. inovasi teoritis dan eksperimental Berbagai menyebabkan perkembangan radio dan sistem komunikasi yang kita kenal sekarang. Some early work was done by local effects and experiments of electromagnetic induction. Beberapa karya awal dilakukan oleh efek lokal dan percobaan induksi elektromagnetik. Many understood that there was nothing similar to the “ethereal telegraphy”and telegraphy by induction; the phenomena being wholly distinct. Banyak dipahami bahwa tidak ada yang mirip dengan "telegrafi halus" dan telegrafi dengan induksi, yang merupakan fenomena yang sepenuhnya berbeda. Wireless telegraphy was beginning to take hold and the practice of transmitting messages without wires was being developed. Wireless telegrafi mulai memegang dan praktek mengirimkan pesan tanpa kabel yang sedang dikembangkan. Many people worked on developing the devices and improvements. Banyak orang bekerja pada pengembangan perangkat dan perbaikan.

Faraday Faraday

In 1831, Michael Faraday began a series of experiments in which he discovered electromagnetic induction. Pada 1831, Michael Faraday memulai serangkaian eksperimen di mana ia menemukan induksi elektromagnetik. The relation was mathematically modelled by Faraday's law, which subsequently became one of the four Maxwell equations. hubungan itu matematis dimodelkan oleh hukum Faraday, yang kemudian menjadi salah satu dari empat persamaan Maxwell. Faraday proposed that electromagnetic forces extended into the empty space around the conductor, but did not complete his work involving that proposal. Faraday mengusulkan bahwa kekuatan elektromagnetik diperpanjang ke ruang kosong di sekitar konduktor, tapi tidak menyelesaikan pekerjaannya melibatkan usulan itu.
William Henry Ward William Henry Ward

In April 1872 William Henry Ward received US Patent 126,356 for radio development. Pada April 1872 William Henry Ward menerima US Patent 126.356 untuk pengembangan radio.

Maxwell Maxwell

Between 1861 and 1865, James Clerk Maxwell made experiments with electromagnetic waves. Antara 1861 dan 1865, James Clerk Maxwell dibuat percobaan dengan gelombang elektromagnetik. In 1873, as a result of experiments, Maxwell first described the theoretical basis of the propagation of electromagnetic waves in his paper to the Royal Society, “A Dynamical Theory of the Electromagnetic Field.” Pada tahun 1873, sebagai hasil percobaan, Maxwell pertama kali dijelaskan dasar teoritis propagasi gelombang elektromagnetik dalam papernya ke Royal Society, "A Theory dinamis dari Lapangan elektromagnetik."

Mahlon Loomis Mahlon Loomis

Mahlon Loomis of West Virginia has the oldest and most documented claim of inventing radio. Mahlon Loomis Virginia Barat memiliki klaim tertua dan paling didokumentasikan dari penemuan radio. Loomis received US Patent 129,971 for a “wireless telegraph” in July 1872. Loomis menerima US Patent 129.971 untuk "telegraf nirkabel" pada bulan Juli 1872. This patent utilizes atmospheric electricity to eliminate the overhead wire used by the existing telegraph systems. Paten ini menggunakan listrik atmosfir untuk menghilangkan kawat overhead yang digunakan oleh sistem telegraf yang ada. It did not contain diagrams or specific methods. Ini tidak mengandung diagram atau metode tertentu. It is substantially similar to William Henry Ward's patent. Hal ini secara substansial sama dengan paten William Henry Ward.

Edison (1875) Edison (1875)

Towards the end of 1875, while experimenting with the telegraph, Thomas Edison noted a phenomenon that he termed “etheric force”, announcing it to the press on November 28. Menjelang akhir 1875, sedangkan bereksperimen dengan telegraf, Thomas Edison mencatat fenomena yang dia sebut "kekuatan eterik", mengumumkan hal itu kepada pers pada tanggal 28 November. He abandoned this research when Elihu Thomson, among others, ridiculed the idea. Dia meninggalkan penelitian ini ketika Elihu Thomson, antara lain, diejek gagasan itu.

David E. Hughes David E. Hughes

In 1878, David E. Hughes was the first to transmit and receive radio waves when he noticed that his induction balance caused noise in the receiver of his homemade telephone. Pada 1878, David E. Hughes adalah orang pertama yang mengirimkan dan menerima gelombang radio ketika dia menyadari bahwa keseimbangan induksi nya menyebabkan noise pada penerima telepon buatan nya. He demonstrated his discovery to the Royal Society in 1880 but was told it was merely induction. Dia mendemonstrasikan penemuannya kepada Royal Society pada tahun 1880 namun diberitahu itu hanya induksi.

Calzecchi-Onesti Calzecchi-Onesti

In 1884, Temistocle Calzecchi-Onesti at Fermo in Italy invented a primitive device that responded to radio waves. Pada tahun 1884, Temistocle Calzecchi-Onesti di Fermo di Italia menciptakan alat primitif yang menanggapi gelombang radio. It consisted of a tube filled with iron filings, called a “coherer”. Ini terdiri dari sebuah tabung diisi dengan kikiran besi, disebut "coherer". This device was a critical discovery because it would later be developed to become the first practical radio detector. Perangkat ini adalah penemuan penting karena nantinya akan dikembangkan menjadi detektor radio pertama praktis.

Edouard Branly Edouard Branly

Between 1884 and 1886, Edouard Branly of France produced an improved version of the coherer. Antara 1884 dan 1886, Edouard Branly Perancis menghasilkan versi perbaikan dari coherer tersebut.

Edison (1885) Edison (1885)

In 1885, Edison took out US Patent 465,971 on a system of radio communication between ships (which later he sold to Marconi). Pada tahun 1885, Edison mengeluarkan US Patent 465.971 pada sistem komunikasi radio antara kapal-kapal (yang kemudian ia dijual kepada Marconi).

Hertz Hertz

Between 1886 and 1888, Heinrich Rudolf Hertz validated Maxwell's theory through experiment. Antara 1886 dan 1888, Heinrich Rudolf Hertz divalidasi teori Maxwell melalui eksperimen. He demonstrated that radio radiation had all the properties of waves (now called Hertzian waves), and discovered that the electromagnetic equations could be reformulated into a partial differential equation called the wave equation. Ia menunjukkan bahwa radiasi radio memiliki semua sifat-sifat gelombang (sekarang disebut gelombang Hertzian), dan menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat dirumuskan ke dalam persamaan diferensial parsial disebut persamaan gelombang. But he saw no practical use for his discovery. Tapi dia tidak melihat penggunaan praktis untuk penemuannya. For more information see Hertz's radio work. Untuk informasi lebih lanjut lihat karya radio Hertz's.

Stubblefield Stubblefield

Claims have been made that Murray, Kentucky farmer Nathan Stubblefield invented radio between 1885 and 1892, before either Tesla or Marconi, but his devices seemed to have worked by induction transmission rather than radio transmission. Klaim telah dibuat bahwa Murray, Kentucky petani Nathan Stubblefield menemukan radio antara 1885 dan 1892, baik sebelum atau Marconi Tesla, tetapi perangkat tampak telah bekerja dengan transmisi induksi daripada transmisi radio.

Landell de Moura Landell de Moura

Between 1893 and 1894, Roberto Landell de Moura, a Brazilian priest and scientist, conducted experiments in wireless transmissions. Antara tahun 1893, dan 1894 Landell Roberto de Moura, seorang imam Brasil dan ilmuwan, percobaan dilakukan di transmisi nirkabel. He did not publicize his achievement until 1900, where he held a public demonstration of a wireless transmission of voice in São Paulo, Brazil in June 3, 2009. Dia tidak mempublikasikan pencapaian sampai 1900, di mana dia mengadakan demonstrasi publik transmisi nirkabel suara di São Paulo, Brazil pada Juni 3, 2009.

marconi.jpg
Marconi, orang yang disebut sangat berjasa bagi perkembangan teknologi wireless Marconi, Orang Yang Sangat disebut berjasa BAGI perkembangan Teknologi nirkabel

    * Beginnings of radio Awal radio

There are varying disputed claims about who invented radio, which in the beginning was called “wireless telegraphy”. Ada berbagai klaim yang tidak disetujui tentang siapa yang menemukan radio, yang pada mulanya disebut "telegrafi nirkabel". The key invention for the beginning of “wireless transmission of data using the entire frequency spectrum”, known as the spark-gap transmitter, has been attributed to various men. Penemuan kunci untuk awal "transmisi nirkabel data menggunakan frekuensi seluruh spektrum", yang dikenal sebagai pemancar spark-gap, telah dikaitkan dengan berbagai pria. Marconi equipped ships with lifesaving wireless communications and established the first transatlantic radio service. Marconi dilengkapi kapal dengan menyelamatkan nyawa komunikasi nirkabel dan mendirikan layanan transatlantik radio pertama. Tesla developed means to reliably produce radio frequency electrical currents, publicly demonstrated the principles of radio, and transmitted long distance signals. Tesla dikembangkan berarti terpercaya frekuensi radio menghasilkan arus listrik, publik menunjukkan prinsip-prinsip radio, dan dipancarkan sinyal jarak jauh.
Nikola Tesla developed means to reliably produce radio frequencies, publicly demonstrated the principles of radio, and transmitted long distant signals. Nikola Tesla dikembangkan sarana untuk terpercaya menghasilkan frekuensi radio, publik menunjukkan prinsip-prinsip radio, dan dipancarkan sinyal jauh panjang. He holds the US patent for the invention of the radio, as defined as “wireless transmission of data”. Dia memegang paten AS untuk penemuan radio, seperti yang didefinisikan sebagai "transmisi nirkabel data".
Nikola Tesla developed means to reliably produce radio frequencies, publicly demonstrated the principles of radio, and transmitted long distant signals. Nikola Tesla dikembangkan sarana untuk terpercaya menghasilkan frekuensi radio, publik menunjukkan prinsip-prinsip radio, dan dipancarkan sinyal jauh panjang. He holds the US patent for the invention of the radio, as defined as “wireless transmission of data”. Dia memegang paten AS untuk penemuan radio, seperti yang didefinisikan sebagai "transmisi nirkabel data".

Nikola Tesla Nikola Tesla

In 1891 Tesla began his research into radio. Pada tahun 1891 Tesla memulai riset ke dalam radio. He later published an article, “The True Wireless”, concerning this research.In 1892 he gave a lecture called “Experiments with Alternate Currents of High Potential and High Frequency”, in London (Available at Project Gutenberg).In 1893, at St. Louis, Missouri, Tesla gave a public demonstration of “wireless” radio communication. Dia kemudian menerbitkan sebuah artikel, "Wireless Benar", tentang ini research.In 1892 ia memberi ceramah yang disebut "Percobaan dengan Alternatif Arus Tinggi Potensi dan Frekuensi Tinggi", di London (Tersedia di Proyek Gutenberg) Pada tahun 1893,. Di St Louis,. Missouri, Tesla memberi demonstrasi umum komunikasi "wireless" radio. Addressing the Franklin Institute in Philadelphia and the National Electric Light Association, he described in detail the principles of radio communication.The apparatus that Tesla used contained all the elements that were incorporated into radio systems before the development of the “oscillation valve”, the early vacuum tube. Mengatasi Franklin Institute di Philadelphia dan National Electric Light Asosiasi, ia dijelaskan secara rinci prinsip-prinsip aparatus radio Tesla communication.The yang digunakan mengandung semua elemen yang dimasukkan ke dalam sistem radio sebelum perkembangan dari "katup osilasi", awal tabung vakum.

Tesla was the first to apply the mechanism of electrical conduction to wireless practices. Tesla adalah yang pertama untuk menerapkan mekanisme konduksi listrik untuk praktek nirkabel. Also, he initially used sensitive electromagnetic receivers,[6] that were unlike the less responsive coherers later used by Marconi and other early experimenters. Selain itu, ia awalnya menggunakan receiver elektromagnetik sensitif, [6] yang tidak seperti coherers kurang responsif kemudian digunakan oleh Marconi dan percobaan awal lainnya. Afterwards, the principle of radio communication (sending signals through space to receivers) was publicized widely. Setelah itu, prinsip komunikasi radio (mengirim sinyal melalui angkasa ke receiver) dipublikasikan secara luas. Various scientists, inventors, and experimenters began to investigate wireless methods. Berbagai ilmuwan, penemu, dan peneliti mulai menyelidiki metode nirkabel. He was re-awarded the patent rights, after holding them initially, for radio by the United States Supreme Court after his death in 1943. Dia kembali dianugerahi hak paten, setelah menahan mereka awalnya, untuk radio oleh Mahkamah Agung Amerika Serikat setelah kematiannya pada tahun 1943. For more information see Tesla's wireless work. Untuk informasi lebih lanjut lihat karya nirkabel Tesla.

Oliver Lodge Oliver Lodge

Oliver Lodge transmitted radio signals on August 14, 1894 (one year after Tesla, five years after Heinrich Hertz and one year before Marconi) at a meeting of the British Association for the Advancement of Science at Oxford University.[7] (In 1995, the Royal Society recognized this scientific breakthrough at a special ceremony at Oxford University. For more information, see Past Years: An Autobiography, New York: Charles Scribner's Sons, p231.) Oliver Lodge ditransmisikan sinyal radio pada 14 Agustus 1894 (satu tahun setelah Tesla, lima tahun setelah Heinrich Hertz dan satu tahun sebelum Marconi) pada pertemuan British Association untuk Kemajuan Science di Oxford University [7] (Pada tahun 1995,. Royal Society diakui ini terobosan ilmiah pada upacara khusus di Oxford University Untuk informasi lebih lanjut, lihat Tahun Terakhir:. Sebuah Otobiografi, New York:. Charles Scribner's Sons, p231)

On 19 August 1894 Lodge demonstrated the reception of Morse code signalling via radio waves using a “coherer”. Pada tanggal 19 Agustus 1894 Lodge menunjukkan penerimaan sinyal kode Morse melalui gelombang radio menggunakan "coherer". He improved Edouard Branly's coherer radio wave detector by adding a “trembler” which dislodged clumped filings, thus restoring the device's sensitivity.In August 1898 he got US Patent 609,154 , “Electric Telegraphy”, that made wireless signals using Ruhmkorff coils or Tesla coils for the transmitter and a Branly coherer for the detector. Ia memperbaiki coherer radio Edouard Branly's detektor gelombang dengan menambahkan "gemetaran" yang copot mengelompok pengajuan, sehingga memulihkan sensitivity.In perangkat August 1898 ia mendapat US Patent 609.154, "Electric Telegrapi", yang membuat sinyal nirkabel menggunakan gulungan Ruhmkorff atau gulungan Tesla untuk pemancar dan coherer Branly untuk detektor. This was key to the “syntonic” tuning concept. Ini adalah kunci untuk konsep "syntonic" tuning. In 1912 Lodge sold the patent to Marconi. Pada tahun 1912 dijual Lodge paten untuk Marconi.

Jagdish Chandra Bose Jagdish Chandra Bose

In November 1894, the Bengali Indian physicist, Jagdish Chandra Bose, demonstrated publicly the use of radio waves in Calcutta, but he was not interested in patenting his work.[9] Bose ignited gunpowder and rang a bell at a distance using electromagnetic waves, proving that communication signals can be sent without using wires. Pada bulan November 1894, fisikawan Bengali India, Jagdish Chandra Bose, menunjukkan publik penggunaan gelombang radio di Calcutta, tapi ia tidak tertarik untuk mematenkan karyanya [9] mesiu. Bose dinyalakan dan membunyikan bel pada jarak menggunakan gelombang elektromagnetik, membuktikan bahwa sinyal komunikasi dapat dikirim tanpa menggunakan kabel.

The 1895 public demonstration by Bose in Calcutta was before Marconi's wireless signalling experiment on Salisbury Plain in England in May 1897. Demonstrasi 1895 publik dengan Bose di Calcutta sebelum percobaan sinyal nirkabel Marconi di Dataran Salisbury di Inggris Mei 1897.

In 1896, the Daily Chronicle of England reported on his UHF experiments: “The inventor (JC Bose) has transmitted signals to a distance of nearly a mile and herein lies the first and obvious and exceedingly valuable application of this new theoretical marvel.” Pada tahun 1896, Chronicle harian Inggris melaporkan pada percobaan UHF nya: "Penemu (JC Bose) telah dikirim sinyal ke jarak hampir satu mil dan di sinilah letak aplikasi pertama dan jelas dan sangat berharga baru ini teoretis heran."

Alexander Popov Alexander Popov

Popov was the first man to demonstrate the practical applications of radio waves. Popov adalah orang pertama yang menunjukkan aplikasi praktis dari gelombang radio.
In 1895, the Russian physicist Alexander Popov built a coherer. Pada tahun 1895, fisikawan Rusia, Alexander Popov dibangun sebuah coherer. On May 7, 1895, Popov performed a public demonstration of transmission and reception of radio waves used for communication at the Russian Physical and Chemical Society, using his coherer:this day has since been celebrated in Russia as “Radio Day”. Pada tanggal 7 Mei 1895, Popov melakukan demonstrasi publik transmisi dan penerimaan gelombang radio yang digunakan untuk komunikasi di Fisik Rusia dan Chemical Society, menggunakan coherer nya: hari ini telah dilakukan sejak dirayakan di Rusia sebagai "Radio Day". He did not apply for a patent for this invention. Dia tidak mengajukan permohonan paten untuk penemuan ini. Popov's early experiments were transmissions of only 600 yards. percobaan awal Popov adalah transmisi hanya 600 meter. Popov was the first to develop a practical communication system based on the coherer, and is usually considered by the Russians to have been the inventor of radio. Popov adalah yang pertama untuk mengembangkan sistem komunikasi praktis berdasarkan coherer, dan biasanya dianggap oleh Rusia telah penemu radio.
Around March 1896 Popov demonstrated in public the transmission of radio waves, between different campus buildings, to the Saint Petersburg Physical Society. Sekitar Maret 1896 Popov didemonstrasikan di depan umum transmisi gelombang radio, antara bangunan kampus yang berbeda, ke Saint Petersburg Physical Society. (This was before the public demonstration of the Marconi system around September 1896). (Ini terjadi sebelum demonstrasi masyarakat dari sistem Marconi sekitar bulan September 1896). Per other accounts, however, Popov achieved these results only in December, 1897; that is, after publication of Marconi's patent.In 1898 his signal was received 6 miles away, and in 1899 30 miles away. Per account lainnya, bagaimanapun, Popov mencapai hasil ini hanya di bulan Desember, 1897, yaitu setelah publikasi patent.In Marconi's 1898 sinyal nya diterima 6 mil jauhnya, dan pada tahun 1899 30 mil. In 1900, Popov stated at the Congress of Russian Electrical Engineers that, Pada tahun 1900, Popov dinyatakan pada Kongres Teknik Elektro Rusia itu,

“the emission and reception of signals by Marconi by means of electric oscillations was nothing new, as in America Nikola Tesla did the same experiments in 1893.” "Emisi dan penerimaan sinyal oleh Marconi dengan cara osilasi listrik adalah sesuatu yang baru, seperti di Amerika Nikola Tesla melakukan percobaan yang sama pada tahun 1893."

Later Popov experimented with ship-to-shore communication. Kemudian Popov bereksperimen dengan kapal-to-shore komunikasi. Popov died in 1905 and his claim was not pressed by the Russian government until 1945. Popov meninggal pada tahun 1905 dan klaimnya tidak ditekan oleh pemerintah Rusia sampai 1945.

In February 1893, Tesla delivers “On Light and Other High Frequency Phenomena” before the Franklin Institute in Philadelphia. Pada bulan Februari 1893, Tesla memberikan "Pada Cahaya dan Lainnya High Frequency Fenomena" sebelum Franklin Institute di Philadelphia. In 1895, Marconi receives a telegraph message without wires a short distance (below a mile), but he did not send his voice over the airwaves. Pada tahun 1895, Marconi menerima pesan telegraf tanpa kabel jarak dekat (di bawah satu mil), tapi dia tidak mengirim suaranya melalui gelombang udara. In March 1895, Popov transmitted radio waves between campus buildings in Saint Petersburg, but did not apply for a patent. Pada bulan Maret 1895, Popov ditransmisikan gelombang radio antara bangunan kampus di Saint Petersburg, tapi tidak berlaku untuk paten. In 1896, Tesla detected transmissions from his New York lab of low frequency (50,000 cycle per second) undamped waves with a receiver located at West Point, “a distance of about 30 miles.” Pada tahun 1896, Tesla terdeteksi transmisi dari lab nya New York frekuensi rendah (50.000 siklus per detik) gelombang undamped dengan penerima yang terletak di West Point, "yang berjarak sekitar 30 mil."

Ernest Rutherford Ernest Rutherford

The New Zealander Ernest Rutherford, 1st Baron Rutherford of Nelson was instrumental in the development of radio. Selandia Baru Ernest Rutherford, 1st Baron Rutherford Nelson berperan penting dalam pengembangan radio. In 1895 he was awarded an Exhibition of 1851 Science Research Scholarship to Cambridge. Pada tahun 1895 ia dianugerahi Pameran tahun 1851 Science Research Beasiswa ke Cambridge. He arrived in England with a reputation as an innovator and inventor, and distinguished himself in several fields, initially by working out the electrical properties of solids and then using wireless waves as a method of signalling. Ia tiba di Inggris dengan reputasi sebagai inovator dan penemu, dan membedakan dirinya di beberapa bidang, awalnya dengan bekerja keluar sifat listrik padatan dan kemudian menggunakan gelombang nirkabel sebagai metode isyarat. Rutherford was encouraged in his work by Sir Robert Ball, who had been scientific adviser to the body maintaining lighthouses on the Irish coast; he wished to solve the difficult problem of a ship's inability to detect a lighthouse in fog. Rutherford didorong dalam karyanya oleh Sir Robert Ball, yang telah penasihat ilmiah bagi tubuh menjaga mercusuar di pantai Irlandia, ia ingin memecahkan masalah sulit ketidakmampuan kapal untuk mendeteksi mercusuar dalam kabut. Sensing fame and fortune, Rutherford increased the sensitivity of his apparatus until he could detect electromagnetic waves over a distance of several hundred meters. Penginderaan ketenaran dan keberuntungan, Rutherford meningkatkan sensitivitas alat sampai ia bisa mendeteksi gelombang elektromagnetik dengan jarak beberapa ratus meter. The commercial development, though, of wireless technology was left for others, as Rutherford continued purely scientific research. Pengembangan komersial, meskipun, teknologi nirkabel yang tersisa bagi orang lain, sebagai Rutherford melanjutkan penelitian ilmiah murni. Thomson quickly realised that Rutherford was a researcher of exceptional ability and invited him to join in a study of the electrical conduction of gases. Thomson cepat menyadari bahwa Rutherford adalah seorang peneliti kemampuan luar biasa dan mengundangnya untuk bergabung dalam studi konduksi listrik gas.

Marconi Marconi

Guglielmo Marconi was an electrical engineer and Nobel laureate known for the development of a practical wireless telegraphy system. Guglielmo Marconi adalah seorang insinyur listrik dan pemenang Nobel dikenal untuk pengembangan sistem telegrafi praktis nirkabel.
Guglielmo Marconi was an electrical engineer and Nobel laureate known for the development of a practical wireless telegraphy system. Guglielmo Marconi adalah seorang insinyur listrik dan pemenang Nobel dikenal untuk pengembangan sistem telegrafi praktis nirkabel.

In 1896, Guglielmo Marconi was awarded a patent for radio with British Patent 12039, Improvements in Transmitting Electrical Impulses and Signals and in Apparatus There-for. Pada tahun 1896, Guglielmo Marconi mendapat paten untuk radio dengan British, Paten 12039 Perbaikan dalam Mengirimkan Impuls Listrik dan Sinyal dan Aparatur Ada-bagi. This was the initial patent for the radio, though it used various earlier techniques of various other experimenters (primarily Tesla) and resembled the instrument demonstrated by others (including Popov). Ini adalah awal paten untuk radio, meskipun sebelumnya menggunakan teknik berbagai berbagai peneliti lain (terutama Tesla) dan mirip instrumen ditunjukkan oleh orang lain (termasuk Popov). During this time spark-gap wireless telegraphy was widely researched. Selama ini celah percikan waktu telegrafi nirkabel diteliti secara luas.

In 1896, Bose went to London on a lecture tour and met Marconi, who was conducting wireless experiments for the British post office. Pada tahun 1896, Bose pergi ke London pada tur ceramah dan bertemu Marconi, yang sedang melakukan percobaan nirkabel untuk kantor pos Inggris. In 1897, Marconi established the radio station at Niton, Isle of Wight, England. Pada tahun 1897, Marconi mendirikan stasiun radio di Niton, Isle of Wight, Inggris. In 1897, Tesla applied for two key radio patents in the USA. Pada tahun 1897, Tesla diterapkan untuk dua tombol radio paten di Amerika Serikat. Those two patents were issued in early 1900. Kedua paten diterbitkan pada tahun 1900 awal. In 1898, Marconi opened a radio factory in Hall Street, Chelmsford, England, employing around 50 people. Pada tahun 1898, Marconi membuka pabrik radio di Hall Street, Chelmsford, Inggris, mempekerjakan sekitar 50 orang. In 1899, Bose announced his invention of the “iron-mercury-iron coherer with telephone detector” in a paper presented at Royal Society, London. Pada tahun 1899, Bose mengumumkan penemuan dari "coherer besi-merkuri-besi dengan detektor telepon" dalam sebuah makalah yang disajikan di Royal Society, London.

Julio Cervera Baviera Julio Cervera Baviera

Recent studies in Spain credit Julio Cervera Baviera as the inventor of the radio (in 1902).Cervera Baviera obtained patents in England, Germany, Belgium, and Spain. Penelitian terbaru di kredit Spanyol Julio Cervera Baviera sebagai penemu radio (tahun 1902) Cervera Baviera diperoleh. paten di Inggris, Jerman, Belgia, dan Spanyol. In May-June 1899, Cervera had, with the blessing of the Spanish Army, visited Marconi's radiotelegraphic installations on the English Channel, and worked to develop his own system. Pada bulan Mei-Juni 1899, Cervera telah, dengan berkat dari Tentara Spanyol, mengunjungi instalasi radiotelegraphic Marconi di Selat Inggris, dan bekerja untuk mengembangkan sistem sendiri. He began collaborating with Marconi on resolving the problem of a wireless communication system, obtaining some patents by the end of 1899. Dia mulai berkolaborasi dengan Marconi pada penyelesaian masalah sistem komunikasi nirkabel, memperoleh beberapa paten pada akhir 1899. Cervera, who had worked with Marconi and his assistant George Kemp in 1899, resolved the difficulties of wireless telegraph and obtained his first patents prior to the end of that year. Cervera, yang pernah bekerja dengan Marconi dan asistennya George Kemp pada 1899, memutuskan kesulitan telegraf nirkabel dan memperoleh hak paten pertamanya sebelum akhir tahun itu. On March 22, 1902, Cervera founded the Spanish Wireless Telegraph and Telephone Corporation and brought to his corporation the patents he had obtained in Spain, Belgium, Germany and England.He established the second and third regular radiotelegraph service in the history of the world in 1901 and 1902 by maintaining regular transmissions between Tarifa and Ceuta for three consecutive months, and between Javea (Cabo de la Nao) and Ibiza (Cabo Pelado). Pada tanggal 22 Maret 1902, Cervera mendirikan Wireless Telegraph Spanyol dan Telepon Corporation dan dibawa ke perusahaan nya paten ia telah memperoleh di Spanyol, Belgia, Jerman dan England.He mendirikan dinas telegrafi radio kedua dan ketiga biasa dalam sejarah dunia dalam 1901 dan 1902 dengan mempertahankan transmisi reguler antara Tarifa dan Ceuta selama tiga bulan berturut-turut, dan antara Javea (Cabo de la Nao) dan Ibiza (Cabo Pelado). This is after Marconi established the radiotelegraphic service between the Isle of Wight and Bournemouth in 1898. Hal ini setelah Marconi mendirikan layanan radiotelegraphic antara Isle of Wight dan Bournemouth pada tahun 1898. In 1906, Domenico Mazzotto wrote: “In Spain the Minister of War has applied the system perfected by the commander of military engineering, Julio Cervera Baviera (English patent No. 20084 (1899)).”Cervera thus achieved some success in this field, but his radiotelegraphic activities ceased suddenly, the reasons for which are unclear to this day. Pada tahun 1906, Domenico Mazzotto menulis: ". Di Spanyol Menteri Perang telah menerapkan sistem disempurnakan oleh komandan teknik militer, Julio Cervera Baviera (Bahasa Inggris No paten 20084 (1899))" Cervera sehingga mencapai beberapa keberhasilan dalam bidang ini, namun kegiatan radiotelegraphic nya berhenti tiba-tiba, alasan yang tidak jelas sampai hari ini.
maxwell1.png
Om Waxwell, berjasa menemukan gelombang elektromagnetik Om Waxwell, berjasa menemukan Gelombang elektromagnetik

Turn of the century Pergantian abad

Around the turn of the century, the Slaby-Arco wireless system was developed by Adolf Slaby and Georg von Arco (later incorporated into Telefunken). Sekitar pergantian abad, Slaby-Arco sistem nirkabel dikembangkan oleh Adolf Slaby dan Georg von Arco (kemudian dimasukkan ke dalam Telefunken). In 1900, Reginald Fessenden made a weak transmission of voice over the airwaves. Pada tahun 1900, Reginald Fessenden membuat transmisi lemah suara melalui gelombang udara. Around 1900, Tesla opened the Wardenclyffe Tower facility and advertised services. Sekitar tahun 1900, Tesla membuka fasilitas Wardenclyffe Tower dan layanan diiklankan. In 1901, Marconi conducted the first successful transatlantic experimental radio communications. Pada tahun 1901, Marconi berhasil melakukan komunikasi radio pertama transatlantik eksperimental. In 1903, Wardenclyffe Tower neared completion. Pada tahun 1903, Wardenclyffe Tower hampir selesai. Various theories exist on how Tesla intended to achieve the goals of this wireless system (reportedly, a 200 kW system). Berbagai teori yang ada tentang bagaimana Tesla dimaksudkan untuk mencapai tujuan dari sistem nirkabel (dilaporkan, sistem kW 200). Tesla claimed that Wardenclyffe, as part of a World System of transmitters, would have allowed secure multichannel transceiving of information, universal navigation, time synchronization, and a global location system. Tesla mengklaim bahwa Wardenclyffe, sebagai bagian dari Sistem Dunia pemancar, akan mengizinkan transceiving multichannel informasi yang aman, navigasi universal, sinkronisasi waktu, dan sistem lokasi global.

In 1904, The US Patent Office reversed its decision, awarding Marconi a patent for the invention of radio, possibly influenced by Marconi's financial backers in the States, who included Thomas Edison and Andrew Carnegie. Pada tahun 1904, Kantor Paten AS dibalik keputusannya, pemberian Marconi paten untuk penemuan radio, mungkin dipengaruhi oleh para pendukung keuangan Marconi di Amerika, yang termasuk Thomas Edison dan Andrew Carnegie. This also allowed the US government (among others) to avoid having to pay the royalties that were being claimed by Tesla for use of his patents. Ini pemerintah juga mengizinkan AS (antara lain) untuk menghindari keharusan membayar royalti yang sedang diklaim oleh Tesla untuk penggunaan paten nya. For more information see Marconi's radio work. Untuk informasi lebih lanjut lihat karya radio Marconi's. In 1907, Marconi established the first commercial transatlantic radio communications service, between Clifden, Ireland and Glace Bay, Newfoundland. Pada tahun 1907, Marconi mendirikan radio service transatlantik komersial pertama komunikasi, antara Clifden, Irlandia dan Glace Bay, Newfoundland.

    * Early radio telegraphy and telephony Awal radio telegrafi dan telepon

British Marconi Inggris Marconi

Using various patents, the company called British Marconi was established and began communication between coast radio stations and ships at sea. Menggunakan berbagai paten, perusahaan yang disebut Inggris Marconi didirikan dan mulai komunikasi antara stasiun radio pantai dan kapal-kapal di laut. This company along with its subsidiary American Marconi, had a stranglehold on ship to shore communication. Perusahaan ini bersama dengan anak perusahaan American Marconi, memiliki cengkeraman di kapal ke pantai komunikasi. It operated much the way American Telephone and Telegraph operated until 1983, owning all of its equipment and refusing to communicate with non-Marconi equipped ships. Ini dioperasikan banyak cara Amerika Telepon dan Telegraph dioperasikan sampai tahun 1983, memiliki semua peralatan dan menolak untuk berkomunikasi dengan kapal yang dilengkapi non-Marconi. Many inventions improved the quality of radio, and amateurs experimented with uses of radio, thus the first seeds of broadcasting were planted. Banyak penemuan meningkatkan kualitas radio, dan amatir bereksperimen dengan menggunakan radio, sehingga benih-benih pertama dari penyiaran ditanam.

Reginald Fessenden Reginald Fessenden

The invention of amplitude-modulated (AM) radio, so that more than one station can send signals (as opposed to spark-gap radio, where one transmitter covers the entire bandwidth of the spectrum) is attributed to Reginald Fessenden and Lee de Forest. Penemuan-termodulasi amplitudo (AM) radio, sehingga lebih dari satu stasiun dapat mengirim sinyal (sebagai lawan dari radio spark-gap, di mana satu pemancar meliputi seluruh bandwidth spektrum) yang dikaitkan dengan Reginald Fessenden dan Lee de Forest. On Christmas Eve 1906, Reginald Fessenden used an Alexanderson alternator and rotary spark-gap transmitter to make the first radio audio broadcast, from Brant Rock, Massachusetts. Pada malam Natal 1906, Reginald Fessenden digunakan sebuah alternator Alexanderson dan putar pemancar percikan-celah untuk membuat siaran radio pertama audio, dari Brant Rock, Massachusetts. Ships at sea heard a broadcast that included Fessenden playing O Holy Night on the violin and reading a passage from the Bible. Kapal di laut mendengar siaran yang mencakup Fessenden bermain O Holy Night di biola dan membaca suatu bagian dari Alkitab.

Karl Braun Karl Braun

In 1909, Marconi and Karl Ferdinand Braun were awarded the Nobel Prize in Physics for “contributions to the development of wireless telegraphy”. Pada 1909, Marconi dan Karl Ferdinand Braun diberikan Penghargaan Nobel dalam Fisika untuk "sumbangan pada pengembangan telegrafi nirkabel".

Charles David Herrold Charles David Herrold

In April 1909 Charles David Herrold, an electronics instructor in San Jose, California constructed a broadcasting station. Pada bulan April 1909 David Charles Herrold, instruktur elektronik di San Jose, California dibangun stasiun penyiaran. It used spark gap technology, but modulated the carrier frequency with the human voice, and later music. Ini digunakan percikan teknologi gap, tetapi frekuensi carrier dimodulasi dengan suara manusia, dan kemudian musik. The station “San Jose Calling” (there were no call letters), continued to eventually become today's KCBS in San Francisco. Stasiun "San Jose Calling" (tidak ada surat panggilan), terus akhirnya menjadi KCBS hari ini di San Francisco. Herrold, the son of a Santa Clara Valley farmer, coined the terms “narrowcasting” and “broadcasting”, respectively to identify transmissions destined for a single receiver such as that on board a ship, and those transmissions destined for a general audience. Herrold, anak seorang petani Santa Clara Valley, menciptakan istilah "narrowcasting" dan "penyiaran", masing-masing untuk mengidentifikasi transmisi ditakdirkan untuk penerima tunggal seperti yang di atas kapal, dan mereka transmisi ditujukan untuk khalayak umum. (The term “broadcasting” had been used in farming to define the tossing of seed in all directions.) Charles Herrold did not claim to be the first to transmit the human voice, but he claimed to be the first to conduct “broadcasting”. (The "penyiaran" istilah telah digunakan dalam pertanian untuk menentukan melemparkan benih ke segala arah.) Charles Herrold tidak mengklaim menjadi yang pertama untuk mentransmisikan suara manusia, namun ia mengaku menjadi yang pertama untuk melakukan "penyiaran". To help the radio signal to spread in all directions, he designed some omnidirectional antennas, which he mounted on the rooftops of various buildings in San Jose. Untuk membantu sinyal radio untuk menyebar ke segala arah, ia merancang beberapa antena omnidirectional, yang dipasang di atap bangunan berbagai di San Jose. Herrold also claims to be the first broadcaster to accept advertising (he exchanged publicity for a local record store for records to play on his station), though this dubious honour usually is foisted on WEAF (1922). Herrold juga mengklaim sebagai penyiar pertama yang menerima iklan (dia ditukar publisitas untuk toko musik lokal untuk catatan untuk bermain di stasiun-nya), meskipun ini meragukan kehormatan biasanya disisipkan pada WEAF (1922).

In 1912, the RMS Titanic sank in the northern Atlantic Ocean. Pada tahun 1912, RMS Titanic tenggelam di Samudra Atlantik utara. After this, wireless telegraphy using spark-gap transmitters quickly became universal on large ships. Setelah ini, telegrafi nirkabel menggunakan pemancar busi-celah dengan cepat menjadi universal pada kapal-kapal besar. In 1913, the International Convention for the Safety of Life at Sea was convened and produced a treaty requiring shipboard radio stations to be manned 24 hours a day. Pada tahun 1913, Konvensi Internasional untuk Keselamatan Jiwa di Laut diadakan dan menghasilkan sebuah perjanjian yang membutuhkan kapal stasiun radio yang akan dijaga 24 jam sehari. A typical high-power spark gap was a rotating commutator with six to twelve contacts per wheel, nine inches to a foot wide, driven by about 2000 volts DC. Tinggi yang khas daya percikan kesenjangan adalah komutator berputar dengan enam sampai dua belas kontak per roda, sembilan inci ke kaki lebar, didorong oleh sekitar 2000 volt DC. As the gaps made and broke contact, the radio wave was audible as a tone in a crystal set. Sebagai kesenjangan dibuat dan memutuskan kontak, gelombang radio terdengar sebagai nada dalam satu set kristal. The telegraph key often directly made and broke the 2000 volt supply. Kunci telegraf sering langsung dibuat dan memecahkan pasokan volt 2000. One side of the spark gap was directly connected to the antenna. Satu sisi celah percikan langsung terhubung ke antena. Receivers with thermionic valves became commonplace before spark-gap transmitters were replaced by continuous wave transmitters. Receiver dengan katup termionik menjadi biasa sebelum percikan-gap transmitters digantikan oleh pemancar gelombang terus menerus.


    * Audio broadcasting (1919 to 1950s) Audio penyiaran (1919 sampai 1950)

Crystal sets Crystal set

In the 1920s, the United States government publication, “Construction and Operation of a Simple Homemade Radio Receiving Outfit”, showed how almost any person handy with simple tools could a build an effective crystal radio receiver. Pada tahun 1920, Amerika Serikat publikasi pemerintah, menunjukkan "Konstruksi dan Operasi dari Wikipedia Homemade Radio Menerima Outfit", bagaimana hampir setiap orang berguna dengan alat sederhana bisa membangun sebuah penerima radio kristal efektif.
In the 1920s, the United States government publication, “Construction and Operation of a Simple Homemade Radio Receiving Outfit”, showed how almost any person handy with simple tools could a build an effective crystal radio receiver. Pada tahun 1920, Amerika Serikat publikasi pemerintah, menunjukkan "Konstruksi dan Operasi dari Wikipedia Homemade Radio Menerima Outfit", bagaimana hampir setiap orang berguna dengan alat sederhana bisa membangun sebuah penerima radio kristal efektif.

The most common type of receiver before vacuum tubes was the crystal set, although some early radios used some type of amplification through electric current or battery. Jenis yang paling umum penerima sebelum tabung vakum set kristal, meskipun beberapa radio awal digunakan beberapa jenis amplifikasi melalui arus listrik atau baterai. Inventions of the triode amplifier, motor-generator, and detector enabled audio radio. Penemuan dari amplifier triode, motor-generator, dan detektor radio diaktifkan audio. The use of amplitude modulation (AM), with which more than one station can simultaneously send signals (as opposed to spark-gap radio, where one transmitter covers the entire bandwidth of spectra) was pioneered by Fessenden and Lee de Forest. Penggunaan modulasi amplitudo (AM), dengan yang lebih dari satu stasiun secara bersamaan dapat mengirim sinyal (sebagai lawan dari radio spark-gap, di mana satu pemancar meliputi seluruh spektrum bandwidth) yang dipelopori oleh Fessenden dan Lee de Forest.

To this day there is a small but avid base of fans of this technology who study and practice the art and science of designing and making crystal sets as a hobby; the Boy Scouts of America have often undertaken such craft projects to introduce boys to electronics and radio, and quite a number of them having grown up remain staunch fans of a radio that 'runs on nothing, forever'. Sampai hari ini ada basis yang kecil tapi keranjingan penggemar teknologi yang belajar dan praktik seni dan ilmu merancang dan membuat set kristal sebagai hobi, sedangkan Boy Scouts of America sudah sering melakukan proyek kerajinan tersebut untuk memperkenalkan anak laki-laki dengan elektronika dan radio, dan cukup banyak dari mereka sudah dewasa tetap penggemar setia radio 'berjalan pada apa-apa, selamanya' itu. As the only energy available is that gathered by the antenna system, there are inherent limitations on how much sound even an ideal set could produce, but with only moderately decent antenna systems remarkable performance is possible with a superior set. Sebagai energi hanya tersedia adalah yang dikumpulkan oleh sistem antena, ada keterbatasan yang melekat pada seberapa banyak suara bahkan satu set yang ideal bisa menghasilkan, tetapi dengan hanya sistem antena agak layak kinerja luar biasa ini dimungkinkan dengan satu set unggul.

The first vacuum tubes Tabung vakum pertama

During the mid 1920s, amplifying vacuum tubes (or thermionic valves in the UK) revolutionized radio receivers and transmitters. Selama pertengahan tahun 1920-an, memperkuat tabung hampa udara (atau katup termionik di Inggris) merevolusi penerima radio dan pemancar. John Ambrose Fleming developed an earlier tube known as an “oscillation valve” (it was a diode). John Ambrose Fleming mengembangkan sebuah tabung sebelumnya dikenal sebagai "katup osilasi" (itu dioda a). Lee De Forest placed a screen, the “grid” electrode, between the filament and plate electrode. Lee De Forest menempatkan layar, "grid" elektroda, antara filamen dan elektroda pelat. The Dutch engineer Hanso Schotanus à Steringa Idzerda made the first regular wireless broadcast for entertainment from his home in The Hague on 6 November 1919. Para insinyur Belanda Hanso Schotanus à Steringa Idzerda membuat siaran nirkabel pertama reguler untuk hiburan dari rumahnya di Den Haag pada tanggal 6 November 1919. He broadcast his popular program four nights per week until 1924 when he ran into financial troubles. Dia menyiarkan program populer empat malam per minggu hingga tahun 1924 ketika ia terjerat dalam kesulitan keuangan.

On 27 August 1920, regular wireless broadcasts for entertainment began in Argentina, pioneered by the group around Enrique Telémaco Susini, and spark gap telegraphy stopped. Pada tanggal 27 Agustus 1920, siaran nirkabel reguler untuk hiburan dimulai di Argentina, dipelopori oleh kelompok sekitar Enrique Telémaco Susini, dan telegrafi celah percikan berhenti. On 31 August 1920 the first known radio news program was broadcast by station 8MK, the unlicensed predecessor of WWJ (AM) in Detroit, Michigan. Pada tanggal 31 Agustus 1920 program radio berita pertama dikenal telah disiarkan oleh stasiun 8MK, pendahulu yang tidak berlisensi WWJ (AM) di Detroit, Michigan. In 1922 regular wireless broadcasts for entertainment began in the UK from the Marconi Research Centre 2MT at Writtle near Chelmsford, England. Pada tahun 1922 siaran nirkabel reguler untuk hiburan mulai di Inggris dari Marconi Research Centre 2MT di Writtle dekat Chelmsford, Inggris. Early radios ran the entire power of the transmitter through a carbon microphone. Awal radio berlari seluruh kekuatan pemancar melalui mikrofon karbon. In the 1920s, the Westinghouse company bought Lee De Forest's and Edwin Armstrong's patent. Pada tahun 1920, perusahaan Westinghouse membeli Lee De Forest dan paten Edwin Armstrong. During the mid 1920s, Amplifying vacuum tubes (US)/thermionic valves (UK) revolutionized radio receivers and transmitters. Selama pertengahan tahun 1920-an, Memperkuat tabung vakum (US) / katup termionik (Inggris) merevolusi penerima radio dan pemancar. Westinghouse engineers developed a more modern vacuum tube. insinyur Westinghouse mengembangkan tabung hampa lebih modern.

Licensed commercial public radio stations Izin komersial stasiun radio publik

The question of the 'first' publicly-targeted licensed radio station in the US has more than one answer and depends on semantics. Pertanyaan tentang stasiun radio publik bertarget berlisensi 'pertama' di AS memiliki lebih dari satu jawaban dan tergantung pada semantik. Settlement of this 'first' question may hang largely upon what constitutes 'regular' programming. Penyelesaian dari pertanyaan 'pertama' mungkin menggantung sebagian besar pada apa yang merupakan 'biasa' pemrograman.

* It is commonly attributed to KDKA in Pittsburgh, Pennsylvania, which in October 1920 received its license and went on the air as the first US licensed commercial broadcasting station. * Hal ini biasanya disebabkan KDKA di Pittsburgh, Pennsylvania, yang pada Oktober 1920 dan memperoleh izin mengudara sebagai AS pertama berlisensi stasiun penyiaran komersial. (Their engineer Frank Conrad had been broadcasting from his own station since 1916.) Technically, KDKA was the first of several already-extant stations to receive a 'limited commercial' license. (Insinyur mereka Frank Conrad telah penyiaran dari stasiun sendiri sejak 1916.) Teknis, KDKA adalah yang pertama dari stasiun yang sudah beberapa yang masih ada untuk menerima lisensi 'komersial terbatas'.
* On February 17, 1919, station 9XM at the University of Wisconsin in Madison had already broadcast the first human speech to the public at large. * Pada tanggal 17 Februari 1919, stasiun 9XM di University of Wisconsin di Madison telah menyiarkan pidato manusia pertama kepada masyarakat luas. That station is still on the air today as WHA. stasiun itu masih di udara hari ini sebagai WHA.
* 9XM sent music over the air two years earlier, was originally licensed in 1914 and sent its first transmission in 1916. * Musik dikirim 9XM melalui udara dua tahun sebelumnya, pada awalnya berlisensi pada tahun 1914 dan dikirim transmisi pertama di tahun 1916.
* On August 20, 1920, at least two months before KDKA, EW Scripps's WBL (now WWJ) in Detroit started broadcasting. * Pada tanggal 20 Agustus 1920, setidaknya dua bulan sebelum KDKA, EW Scripps's WBL (sekarang WWJ) di Detroit mulai penyiaran. It has carried a regular schedule of programming to the present. Ini telah membawa jadwal rutin pemrograman untuk saat ini.
* There is the history noted above of Charles David Herrold's radio services (eventually KCBS) going back to 1909. * Ada sejarah yang disebutkan di atas layanan radio Charles David Herrold's (akhirnya KCBS) akan kembali ke 1909.

Broadcasting was not yet supported by advertising or listener sponsorship. Penyiaran belum didukung oleh sponsor iklan atau pendengar. The stations owned by manufacturers and department stores were established to sell radios and those owned by newspapers to sell newspapers and express the opinions of the owners. Stasiun yang dimiliki oleh produsen dan department store didirikan untuk menjual radio dan yang dimiliki oleh surat kabar untuk menjual koran dan mengekspresikan pendapat dari pemilik. In the 1920s, Radio was first used to transmit pictures visible as television. Pada tahun 1920, Radio pertama kali digunakan untuk mengirimkan gambar terlihat sebagai televisi. During the early 1930s, single sideband (SSB) and frequency modulation (FM) were invented by amateur radio operators. Pada awal 1930-an, single sideband (SSB) dan modulasi frekuensi (FM) ditemukan oleh operator radio amatir. By 1940, they were established commercial modes. Pada 1940, mereka sudah mapan mode komersial.

Westinghouse was brought into the patent allies group, General Electric, American Telephone and Telegraph, and Radio Corporation of America, and became a part owner of RCA. Westinghouse dibawa ke dalam kelompok paten sekutu, General Electric, Amerika Telepon dan Telegraph, dan Radio Corporation of America, dan menjadi bagian dari pemilik RCA. All radios made by GE and Westinghouse were sold under the RCA label 60% GE and 40% Westinghouse. Semua radio yang dibuat oleh GE dan Westinghouse dijual di bawah label RCA 60% 40% GE dan Westinghouse. ATT's Western Electric would build radio transmitters. ATT's Western Electric akan membangun pemancar radio. The patent allies attempted to set up a monopoly, but they failed due to successful competition. Para sekutu paten berusaha untuk mendirikan monopoli, tetapi mereka gagal karena persaingan sukses. Much to the dismay of the patent allies, several of the contracts for inventor's patents held clauses protecting “amateurs” and allowing them to use the patents. Banyak menimbulkan kecemasan pada pihak sekutu paten, beberapa kontrak untuk paten penemu yang diadakan klausa melindungi "amatiran" dan memungkinkan mereka untuk menggunakan paten. Whether the competing manufacturers were really amateurs was ignored by these competitors. Apakah produsen yang bersaing benar-benar amatir diabaikan oleh pesaing.

These features arose: Fitur-fitur ini muncul:

* Commercial (United States) or governmental (Europe) station networks * Komersial (Amerika Serikat) atau pemerintah (Eropa) jaringan stasiun
* Federal Radio Commission * Komisi Radio Federal
* Federal Communications Commission * Komisi Komunikasi Federal
* CCIR * CCIR
* Birth of the soap opera * Kelahiran opera sabun
* Race towards shorter waves and FM * Race terhadap gelombang pendek dan FM

Dates of first radio stations Tanggal stasiun radio pertama

This is a listing of radio stations in broadcast networks. Ini adalah daftar stasiun radio di jaringan siaran. The earliest radio stations were simply radio telegraph systems which did not carry audio are not listed. Stasiun radio yang paling awal itu hanya sistem telegraf radio yang tidak membawa audio tidak terdaftar. The included first radio station encompass AM and FM stations; these include both commercial, public and nonprofit varieties found throughout the world. Stasiun radio disertakan lebih dulu mencakup stasiun AM dan FM, ini mencakup varietas komersial, publik dan nirlaba ditemukan di seluruh dunia.

FM and television start FM dan televisi mulai

In 1933, FM radio was patented by inventor Edwin H. Armstrong. Pada tahun 1933, FM radio dipatenkan oleh penemu Edwin H. Armstrong. FM uses frequency modulation of the radio wave to minimize static and interference from electrical equipment and the atmosphere, in the audio program. FM menggunakan modulasi frekuensi gelombang radio untuk meminimalkan statis dan gangguan dari peralatan listrik dan atmosfer, dalam program audio. In 1937, W1XOJ, the first experimental FM radio station, was granted a construction permit by the FCC. Pada tahun 1937, W1XOJ, stasiun radio FM pertama eksperimen, konstruksi diberikan izin oleh FCC. In the 1930s, standard analog television transmissions started in Europe, and then in the 1940s in North America. Pada 1930, standar transmisi televisi analog dimulai di Eropa, dan kemudian di tahun 1940-an di Amerika Utara.

Marconi/Tesla priority dispute Marconi / Tesla prioritas sengketa

In 1943, Tesla's patent (number 645576) was reinstated as holding priority in the “invention” of modern radio by the US Supreme Court shortly after Tesla's death. Pada tahun 1943, paten Tesla's (nomor 645576) telah memegang kembali sebagai prioritas dalam "penemuan" radio modern oleh Mahkamah Agung AS tak lama setelah kematian Tesla. The validity of the patent was never in question in the case. Validitas paten tidak pernah dalam pertanyaan dalam kasus ini. This decision was based on the fact that prior art existed before the establishment of Marconi's patent. Keputusan ini didasarkan pada kenyataan bahwa seni sebelum ada sebelum pembentukan paten Marconi's. Ignoring Tesla's prior art, the decision may have enabled the US government to avoid having to pay damages that were being claimed by the Marconi Company for use of its patents during World War I (as, it is speculated, the government's initial reversal to grant Marconi the patent right in order to nullify any claims Tesla had for compensation). prior art Mengabaikan Tesla, keputusan tersebut mungkin telah memungkinkan pemerintah AS untuk menghindari harus membayar ganti rugi yang sedang diklaim oleh Perusahaan Marconi untuk penggunaan paten selama Perang Dunia I (seperti, itu berspekulasi, pembalikan awal pemerintah untuk memberikan Marconi hak paten untuk meniadakan segala tuntutan Tesla telah untuk kompensasi).

FM in Europe FM di Eropa

After World War II, the FM radio broadcast was introduced in Germany. Setelah Perang Dunia II, siaran radio FM diperkenalkan di Jerman. In 1948, a new wavelength plan was set up for Europe at a meeting in Copenhagen. Pada tahun 1948, rencana panjang gelombang baru dibentuk untuk Eropa pada pertemuan di Kopenhagen. Because of the recent war, Germany (which did not exist as a state and so was not invited) was only given a small number of medium-wave frequencies, which are not very good for broadcasting. Karena perang baru-baru ini, Jerman (yang tidak ada sebagai sebuah negara sehingga tidak diundang) hanya diberikan sejumlah kecil menengah gelombang frekuensi yang tidak terlalu baik untuk penyiaran. For this reason Germany began broadcasting on UKW (“Ultrakurzwelle”, ie ultra short wave, nowadays called VHF) which was not covered by the Copenhagen plan. Untuk alasan ini Jerman mulai siaran UKW ("Ultrakurzwelle", yaitu gelombang pendek ultra, saat ini disebut VHF) yang tidak dicakup oleh rencana Kopenhagen. After some amplitude modulation experience with VHF, it was realized that FM radio was a much better alternative for VHF radio than AM. Setelah beberapa pengalaman modulasi amplitudo dengan VHF, disadari bahwa radio FM adalah alternatif yang jauh lebih baik untuk radio VHF dari AM. Because of this history FM Radio is still referred to as “UKW Radio” in Germany. Karena sejarah ini FM Radio masih disebut sebagai "UKW Radio" di Jerman. Other European nations followed a bit later, when the superior sound quality of FM and the ability to run many more local stations because of the more limited range of VHF broadcasts were realized. negara-negara Eropa lainnya diikuti sedikit kemudian, ketika kualitas suara yang superior FM dan kemampuan untuk menjalankan stasiun lokal lebih banyak lagi karena lebih terbatas jangkauan siaran VHF direalisasikan.

Later 20th century developments Kemudian perkembangan abad ke-20

In 1954 Regency introduced a pocket transistor radio, the TR-1, powered by a “standard 22.5V Battery”. Pada tahun 1954 Kabupaten memperkenalkan sebuah radio transistor saku, TR-1, didukung oleh "22.5V standar Baterai". In the early 1960s, VOR systems finally became widespread for aircraft navigation; before that, aircraft used commercial AM radio stations for navigation. Pada awal 1960-an, sistem VOR akhirnya menjadi meluas untuk navigasi pesawat udara; sebelum itu, pesawat yang digunakan stasiun radio komersial AM untuk navigasi. (AM stations are still marked on US aviation charts). (Stasiun AM masih ditandai pada grafik penerbangan AS). In 1960 Sony introduced their first transistorized radio, small enough to fit in a vest pocket, and able to be powered by a small battery. Pada tahun 1960 Sony memperkenalkan radio pertama transistorized mereka, cukup kecil untuk muat dalam saku rompi, dan dapat diaktifkan oleh baterai kecil. It was durable, because there were no tubes to burn out. Hal ini tahan lama, karena tidak ada tabung untuk membakar keluar. Over the next twenty years, transistors displaced tubes almost completely except for very high power, or very high frequency, uses. Selama dua puluh tahun berikutnya, transistor tabung pengungsi hampir sepenuhnya kecuali untuk daya yang sangat tinggi, atau sangat frekuensi tinggi, menggunakan.

Color television and digital Warna televisi dan digital

* 1963: Color television was commercially transmitted, and the first (radio) communication satellite, Telstar, was launched. * 1963: Warna televisi komersial ditransmisikan, dan (radio) pertama komunikasi satelit, Telstar, diluncurkan.
* Late 1960s: The USA long-distance telephone network began to convert to a digital network, employing digital radios for many of its links. * 1960 Akhir: Jaringan telepon jarak jauh USA mulai mengkonversi ke jaringan digital, menggunakan radio digital untuk banyak link nya.
* 1970s: LORAN became the premier radio navigation system. * 1970: LORAN menjadi sistem radio navigasi utama. Soon, the US Navy experimented with satellite navigation. Segera, Angkatan Laut AS bereksperimen dengan navigasi satelit.
* 1987: The GPS constellation of satellites was launched. * 1987: The konstelasi satelit GPS diluncurkan.
* Early 1990s: amateur radio experimenters began to use personal computers with audio cards to process radio signals. * Awal 1990: eksperimen radio amatir mulai menggunakan komputer pribadi dengan kartu audio untuk memproses sinyal radio.
* 1994: The US Army and DARPA launched an aggressive successful project to construct a software radio that could become a different radio on the fly by changing software.
* Late 1990s: Digital transmissions began to be applied to broadcasting.

radio2arah3.jpg
radio 2 arah

Telex on radio

Telegraphy did not go away on radio. Telegrafi tidak pergi di radio. Instead, the degree of automation increased. Sebaliknya, tingkat otomatisasi meningkat. On land-lines in the 1930s, Teletypewriters automated encoding, and were adapted to pulse-code dialing to automate routing, a service called telex. Di darat-baris pada 1930-an, Teletypewriters pengkodean otomatis, dan disesuaikan dengan pulsa-kode panggilan untuk mengotomatisasi routing, layanan yang disebut teleks. For thirty years, telex was the absolute cheapest form of long-distance communication, because up to 25 telex channels could occupy the same bandwidth as one voice channel. Selama tiga puluh tahun, teleks adalah bentuk komunikasi termurah mutlak jarak jauh, karena sampai dengan 25 saluran teleks bisa menempati bandwidth yang sama sebagai salah satu saluran suara. For business and government, it was an advantage that telex directly produced written documents. Untuk bisnis dan pemerintahan, itu adalah suatu keuntungan yang teleks langsung menghasilkan dokumen tertulis.

Telex systems were adapted to short-wave radio by sending tones over single sideband. Telex sistem yang diadaptasi untuk radio gelombang pendek dengan mengirim nada lebih dari sideband tunggal. CCITT R.44 (the most advanced pure-telex standard) incorporated character-level error detection and retransmission as well as automated encoding and routing. CCITT R.44 (standar murni-teleks paling maju) yang tergabung karakter-tingkat kesalahan deteksi dan retransmission serta encoding dan routing otomatis. For many years, telex-on-radio (TOR) was the only reliable way to reach some third-world countries. Selama bertahun-tahun, teleks-on-radio (TOR) adalah satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk mencapai beberapa negara dunia ketiga. TOR remains reliable, though less-expensive forms of e-mail are displacing it. TOR tetap handal, meskipun bentuk yang lebih murah e-mail yang menggusur itu. Many national telecom companies historically ran nearly pure telex networks for their governments, and they ran many of these links over short wave radio. Banyak perusahaan telekomunikasi nasional historis berlari jaringan teleks hampir murni bagi pemerintah mereka, dan mereka lari banyak dari link ini lewat radio gelombang pendek.

    * 21st century development Abad ke-21 pembangunan

Internet radio Radio Internet

Internet radio consists of sending radio-style audio programming over streaming Internet connections: no radio transmitters need be involved at any point in the process. radio Internet terdiri dari mengirim program audio radio-gaya melalui streaming koneksi internet: pemancar radio tidak perlu dilibatkan pada setiap titik dalam proses.

* Early technology wars: Push or pull, streaming media or multicast * Perang teknologi Awal: Dorong atau tarik, streaming media atau multicast

Digital audio broadcasting Penyiaran digital audio

Digital audio broadcasting (DAB): appears to be set to grow in importance relative to FM radio for airborne broadcasts in several countries. penyiaran digital audio (DAB): tampaknya diatur untuk bertumbuh dalam kepentingan relatif radio FM untuk siaran udara di beberapa negara.

Legal issues with radio Hukum masalah dengan radio

When radio was first introduced in the 1930's many predicted the end of records. Ketika radio pertama kali diperkenalkan pada tahun 1930-an banyak diperkirakan akhir rekaman. Radio was a free medium for the public to hear music for which they would normally pay. Radio media gratis bagi masyarakat untuk mendengar musik yang mereka biasanya akan membayar. While some companies saw radio as a new avenue for promotion, other feared it would cut into profits from record sales and live performances. Sementara beberapa perusahaan melihat radio sebagai jalan baru untuk promosi, selain takut akan memotong keuntungan dari penjualan rekaman dan pertunjukan live. Many companies had their major stars sign agreements that they would not appear on radio. Banyak perusahaan memiliki perjanjian utama mereka bintang tanda bahwa mereka tidak akan muncul di radio.

Indeed, the music recording industry had a severe drop in profits after the introduction of the radio. Memang, industri rekaman musik mengalami penurunan berat pada keuntungan setelah pengenalan radio. For a while, it appeared as though radio was a definite threat to the record industry. Untuk sementara, tampak seolah-olah radio merupakan ancaman yang pasti untuk industri rekaman. Radio ownership grew from 2 out of 5 homes in 1931 to 4 out of 5 homes in 1938. Radio kepemilikan tumbuh dari 2 dari 5 rumah pada tahun 1931 untuk 4 out of 5 rumah di tahun 1938. Meanwhile record sales fell from $75 million in 1929 to $26 million in 1938 (with a low point of $5 million in 1933). Sementara itu rekor penjualan turun dari $ 75.000.000 pada tahun 1929 menjadi $ 26 juta pada tahun 1938 (dengan titik yang rendah sebesar $ 5 juta pada tahun 1933). Although it should be noted that the economics of the situation were also affected by the fact this took place during the Great Depression. Meskipun perlu dicatat bahwa situasi ekonomi juga dipengaruhi oleh fakta ini terjadi selama Depresi Besar.

The copyright owners of these songs were concerned that they would see no gain from the popularity of radio and the 'free' music it provided. pemilik hak cipta lagu-lagu yang khawatir bahwa mereka akan melihat tidak ada keuntungan dari popularitas radio dan 'gratis' musik itu disediakan. Luckily, everything they needed to make this new medium work for them already existed in previous copyright law. Untungnya, segala sesuatu yang mereka diperlukan untuk membuat ini bekerja media baru bagi mereka sudah ada dalam undang-undang hak cipta sebelumnya. The copyright holder for a song had control over all public performances 'for profit.' Pemegang hak cipta untuk sebuah lagu memiliki kontrol atas semua pertunjukan umum 'untuk mencari keuntungan. " The problem now was proving that the radio industry, which was just figuring out for itself how to make money from advertising and currently offered free music to anyone with a receiver, was making a profit from the songs. Masalahnya sekarang adalah membuktikan bahwa industri radio, yang hanya memikirkan untuk dirinya sendiri bagaimana membuat uang dari iklan dan musik yang saat ini ditawarkan gratis untuk siapa saja dengan penerima, sedang membuat keuntungan dari lagu-lagu.

The test case was against Bamberger Department Store in Newark, New Jersey in 1922. Kasus uji terhadap Bamberger Department Store di Newark, New Jersey pada tahun 1922. The store was broadcasting music throughout its store on the radio station WOR. Toko itu siaran musik di seluruh toko terhadap WOR stasiun radio. No advertisements were heard, except for at the beginning of the broadcast which announced “L. Tidak ada iklan terdengar, kecuali pada awal siaran yang mengumumkan "L. Bamberger and Co., One of America's Great Stores, Newark, New Jersey.” It was determined through this and previous cases (such as the lawsuit against Shanley's Restaurant) that Bamberger was using the songs for commercial gain, thus making it a public performance for profit, which meant the copyright owners were due payment. Bamberger dan Co, Salah satu Toko America's Great, Newark, New Jersey. "Itu ditentukan melalui ini dan kasus-kasus sebelumnya (seperti gugatan terhadap Shanley's Restaurant) yang Bamberger menggunakan lagu-lagu untuk kepentingan komersial, sehingga membuatnya menjadi kinerja publik untuk keuntungan, yang berarti pemilik hak cipta yang jatuh tempo pembayaran.

With this ruling the American Society of Composers, Authors and Publishers (ASCAP) began collecting licensing fees from radio stations in 1923. Dengan putusan ini American Society of Penggubah, Penulis dan Penerbit (ASCAP) mulai mengumpulkan biaya lisensi dari stasiun radio pada tahun 1923. The beginning sum was $230 for all music protected under ASCAP, but for larger stations the price soon ballooned up to $5,000. Jumlah awal adalah $ 230 untuk semua musik yang dilindungi oleh ASCAP, tapi untuk stasiun lebih besar harga segera menggelembung hingga $ 5.000. Edward Samuel's reports in his book The Illustrated Story of Copyright that “radio and TV licensing represents the single greatest source of revenue for ASCAP and its composers […] and average member of ASCAP gets about $150-$200 per work per year, or about $5,000-$6,000 for all of a member's compositions. Edward Samuel melaporkan dalam bukunya The Story Illustrated Hak Cipta bahwa "radio dan TV perizinan merupakan sumber terbesar tunggal pendapatan untuk ASCAP dan komposer yang [...] anggota dan rata-rata ASCAP mendapat sekitar $ 150 - $ 200 per kerja per tahun, atau sekitar $ 5.000 - $ 6.000 untuk semua komposisi anggota. Not long after the Bamberger ruling, ASCAP had to once again defend their right to charge fees in 1924. Tidak lama setelah berkuasa Bamberger, ASCAP harus sekali lagi membela hak mereka untuk membebankan biaya pada tahun 1924. The Dill Radio Bill would have allowed radio stations to play music without paying and licensing fees to ASCAP or any other music-licensing corporations. The Dill Radio Bill akan mengizinkan stasiun radio untuk memutar musik tanpa membayar dan biaya lisensi untuk ASCAP atau musik-lisensi lain korporasi. The bill did not pass. RUU ini tidak lulus.


The term wireless is normally used to refer to any type of electrical or electronic operation which is accomplished without the use of a “hard wired” connection. Istilah nirkabel biasanya digunakan untuk merujuk kepada semua jenis operasi listrik atau elektronik yang dilakukan tanpa menggunakan koneksi "keras kabel". Wireless communication is the transfer of information over a distance without the use of electrical conductors or “wires”.The distances involved may be short (a few meters as in television remote control) or very long (thousands or even millions of kilometers for radio communications). Komunikasi nirkabel adalah transfer informasi melalui jarak jauh tanpa menggunakan konduktor listrik atau "kabel". Jarak yang terlibat mungkin pendek (beberapa meter seperti pada remote control televisi) atau sangat panjang (ribuan atau bahkan jutaan kilometer untuk komunikasi radio ). When the context is clear the term is often simply shortened to “wireless”. Ketika konteksnya adalah jelas istilah ini sering hanya disingkat menjadi "nirkabel". Wireless communications is generally considered to be a branch of telecommunications. Wireless komunikasi umumnya dianggap sebagai cabang telekomunikasi.

It encompasses various types of fixed, mobile, and portable two way radios, cellular telephones, personal digital assistants (PDAs), and wireless networking. Ini meliputi berbagai jenis tetap, mobile, dan portabel dua cara radio, telepon selular, personal digital assistant (PDA), dan jaringan nirkabel. Other examples of wireless technology include GPS units, garage door openers and or garage doors, wireless computer mice and keyboards, satellite television and cordless telephones. Contoh lain dari teknologi nirkabel termasuk unit GPS, pembuka pintu garasi dan atau pintu garasi, tikus komputer nirkabel dan keyboard, televisi satelit dan telepon tanpa kabel.

Introduction to modern wireless Pengantar nirkabel modern

Wireless operations permits services, such as long range communications, that are impossible or impractical to implement with the use of wires. Wireless izin operasi jasa, seperti komunikasi jarak jauh, yang tidak mungkin atau tidak praktis untuk menerapkan dengan menggunakan kabel. The term is commonly used in the telecommunications industry to refer to telecommunications systems (eg, radio transmitters and receivers, remote controls, computer networks, network terminals, etc.) which use some form of energy (eg radio frequency (RF), infrared light, laser light, visible light, acoustic energy, etc.) to transfer information without the use of wires.Information is transferred in this manner over both short and long distances. Istilah ini umumnya digunakan dalam industri telekomunikasi untuk mengacu pada sistem telekomunikasi (misalnya, radio pemancar dan penerima, remote kontrol, jaringan komputer, terminal jaringan, dll) yang menggunakan beberapa bentuk energi (misalnya frekuensi radio (RF), cahaya inframerah , sinar laser, cahaya tampak, energi akustik, dll) untuk mentransfer informasi tanpa menggunakan wires.Information ditransfer dengan cara ini lebih baik jarak pendek maupun jangka panjang.

wireless.png

wireless radio device nirkabel perangkat radio

Wireless communication Wireless komunikasi

The term “wireless” has become a generic and all-encompassing word used to describe communications in which electromagnetic waves or RF (rather than some form of wire) carry a signal over part or the entire communication path. Istilah "nirkabel" telah menjadi kata generik dan semua mencakup digunakan untuk menggambarkan komunikasi di mana gelombang elektromagnetik atau RF (bukan beberapa bentuk dari kawat) membawa sinyal di atas sebagian atau seluruh jalur komunikasi. Common examples of wireless equipment in use today include: Contoh umum peralatan nirkabel yang digunakan saat ini termasuk:

* Professional LMR (Land Mobile Radio) and SMR (Specialized Mobile Radio) typically used by business, industrial and Public Safety entities * Profesional LMR (Land Mobile Radio) dan SMR (Specialized Mobile Radio) biasanya digunakan oleh badan Keselamatan usaha, industri dan Umum
* Consumer Two Way Radio including FRS (Family Radio Service), GMRS (General Mobile Radio Service) * Konsumen Two Way Radio termasuk FRS (Family Radio Service), GMRS (General Mobile Radio Service)
* Amateur (“Ham”) and Citizens band (“CB”) radios * Amateur ("Ham") dan Warga band ("CB") radio
* Consumer and professional Marine VHF radios * Konsumen dan profesional Marine VHF radio
* Cellular telphones and pagers: provide connectivity for portable and mobile applications, both personal and business. * Telphones Seluler dan pager: menyediakan konektivitas untuk aplikasi portable dan mobile, baik pribadi dan bisnis.
* Global Positioning System (GPS): allows drivers of cars and trucks, captains of boats and ships, and pilots of aircraft to ascertain their location anywhere on earth. * Global Positioning System (GPS): memungkinkan pengemudi mobil dan truk, kapten kapal dan kapal, dan pilot pesawat untuk mengetahui lokasi mereka di mana saja di bumi.
* Cordless computer peripherals: the cordless mouse is a common example; keyboards and printers can also be linked to a computer via wireless. * Peripheral komputer tanpa kabel: mouse tanpa kabel adalah contoh umum; keyboard dan printer juga dapat dihubungkan ke komputer melalui nirkabel.
* Cordless telephone sets: these are limited-range devices, not to be confused with cell phones. * Set telepon tanpa kabel: ini terbatas jarak perangkat, tidak boleh disamakan dengan ponsel.
* Satellite television: allows viewers in almost any location to select from hundreds of channels. * TV Satelit: memungkinkan pemirsa di hampir setiap lokasi untuk memilih dari ratusan saluran.

Wireless networking (ie the various flavors of unlicensed 2.4 GHz WiFi devices) is used to meet a variety of needs. Wireless networking (yaitu berbagai rasa tanpa izin perangkat WiFi 2,4 GHz) digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Perhaps the most common use is to connect laptop users who travel from location to location. Mungkin penggunaan paling umum adalah untuk menghubungkan pengguna laptop yang melakukan perjalanan dari lokasi ke lokasi. Another common use is for mobile networks that connect via satellite. Lain yang umum digunakan adalah untuk jaringan mobile yang terhubung melalui satelit. A wireless transmission method is a logical choice to network a LAN segment that must frequently change locations. Sebuah metode transmisi nirkabel adalah pilihan yang logis untuk jaringan segmen LAN yang sering harus mengubah lokasi. The following situations justify the use of wireless technology: Situasi berikut membenarkan penggunaan teknologi nirkabel:

* To span a distance beyond the capabilities of typical cabling, * Untuk rentang jarak di luar kemampuan kabel khas,
* To avoid obstacles such as physical structures, EMI, or RFI, * Untuk menghindari rintangan seperti struktur fisik, EMI, atau RFI,
* To provide a backup communications link in case of normal network failure, * Untuk menyediakan link komunikasi cadangan jika terjadi kegagalan jaringan normal,
* To link portable or temporary workstations, * Untuk menghubungkan workstation portabel atau sementara,
* To overcome situations where normal cabling is difficult or financially impractical, or * Untuk mengatasi situasi di mana kabel normal adalah sulit atau finansial tidak praktis, atau
* To remotely connect mobile users or networks. * Untuk jarak jauh terhubung pengguna ponsel atau jaringan.

transreceiver1.jpg

radio transreceiver radio transreceiver

Wireless communication may be via: komunikasi nirkabel mungkin melalui:

* radio frequency communication, * Radio komunikasi frekuensi,
* microwave communication, for example long-range line-of-sight via highly directional antennas, or short-range communication, or * Microwave komunikasi, untuk baris misalnya jangka panjang-melihat-melalui antena yang sangat terarah, atau komunikasi jarak pendek, atau
* infrared (IR) short-range communication, for example from remote controls or via IRDA, * Inframerah (IR) komunikasi jarak pendek, misalnya dari remote control atau melalui IRDA,

Applications may involve point-to-point communication, point-to-multipoint communication, broadcasting , cellular networks and other wireless networks. Aplikasi mungkin melibatkan komunikasi point-to-point, point-to-multipoint komunikasi, penyiaran, jaringan selular dan jaringan nirkabel lainnya.

The term “wireless” should not be confused with the term “cordless”, which is generally used to refer to powered electrical or electronic devices that are able to operate from a portable power source (eg, a battery pack) without any cable or cord to limit the mobility of the cordless device through a connection to the mains power supply. Istilah "nirkabel" tidak harus bingung dengan istilah "nirkabel", yang umumnya digunakan untuk merujuk ke perangkat bertenaga listrik atau elektronik yang mampu beroperasi dari sumber listrik portabel (misalnya, baterai) tanpa kabel atau tali untuk membatasi mobilitas perangkat tanpa kabel melalui sambungan ke catu daya listrik. Some cordless devices, such as cordless telephones, are also wireless in the sense that information is transferred from the cordless telephone to the telephone's base unit via some type of wireless communications link. Beberapa perangkat nirkabel, seperti telepon nirkabel, juga nirkabel dalam arti bahwa informasi ditransfer dari telepon tanpa kabel ke unit dasar pesawat telepon melalui beberapa jenis link komunikasi nirkabel. This has caused some disparity in the usage of the term “cordless”, for example in Digital Enhanced Cordless Telecommunications. Hal ini menyebabkan beberapa perbedaan dalam penggunaan istilah "tanpa kabel", misalnya dalam Digital Enhanced Cordless Telekomunikasi.

In the last 50 years, wireless communications industry experienced drastic changes driven by many technology innovations. Dalam 50 tahun terakhir, industri komunikasi nirkabel mengalami perubahan drastis didorong oleh inovasi teknologi banyak.

Applications of wireless technology Aplikasi teknologi nirkabel

    * Security systems Sistem Keamanan

Wireless technology may supplement or replace hard wired implementations in security systems for homes or office buildings teknologi nirkabel mungkin melengkapi atau mengganti implementasi kabel keras dalam sistem keamanan untuk rumah atau gedung perkantoran

    * Television remote control Televisi remote control

Modern televisions use wireless (generally infrared) remote control units. televisi modern menggunakan nirkabel (biasanya infra merah) unit remote control.

    * Cellular telephones Telepon seluler

Perhaps the best known example of wireless technology is the cellular telephone. Mungkin contoh yang paling dikenal teknologi nirkabel telepon selular. These instruments use radio waves to enable the operator to make phone calls from many locations world-wide. Instrumen ini menggunakan gelombang radio untuk memungkinkan operator untuk membuat panggilan telepon dari banyak lokasi di seluruh dunia. They can be used anywhere that there is a cellular telephone site to house the equipment that is required to transmit and receive the signal that is used to transfer both voice and data to and from these instruments. Mereka dapat digunakan di mana saja bahwa ada sebuah situs telepon selular ke rumah peralatan yang diperlukan untuk mengirim dan menerima sinyal yang digunakan untuk mentransfer suara dan data ke dan dari instrumen ini.

gpsreceiver.jpg

sistem penerima GPS (Radio GPS receiver) sistem Penerima GPS (GPS receiver Radio)

Environmental concerns and health hazards Keprihatinan lingkungan dan bahaya kesehatan

Recently there have been concerns risen and research conducted concerning usage of wireless communications and its possible relation to poor concentration, memory loss, nausea, premature senility and even cancer. Baru-baru ini ada kekhawatiran meningkat dan penelitian yang dilakukan mengenai penggunaan komunikasi nirkabel dan hubungannya mungkin untuk konsentrasi yang buruk, kehilangan memori, mual, kepikunan dini dan bahkan kanker.

On the PBS show Nature there was a show dedicated to Colony Collapse Disorder where there was mention of some blame on the phenomenon of missing bees particularly due to the wide use of cellphones as the cause of the collapse.However, one interviewed person asserted that the cellphones were not the cause due to misinterpreted report. Pada acara Alam PBS ada acara yang didedikasikan untuk Colony Collapse Disorder di mana ada menyebutkan beberapa menyalahkan fenomena hilang lebah terutama karena luas penggunaan ponsel sebagai penyebab collapse.However, satu orang diwawancarai menegaskan bahwa ponsel bukan penyebab karena laporan disalahartikan.

On the basis of current evidence, the HPA does not consider there to be a problem with the safety of WLAN. Atas dasar bukti berjalan, HPA tidak menganggap ada menjadi masalah dengan keamanan WLAN. If an explicit statement that exposures are within the ICNIRP guidelines is required, this would have to be obtained from the manufacturers; however, it could be argued that this is implicit in the CE marking. Jika pernyataan eksplisit bahwa paparan berada dalam pedoman ICNIRP adalah diperlukan, ini harus diperoleh dari produsen, namun dapat dikatakan bahwa ini adalah tersirat dalam tanda CE.

Categories of wireless implementations, devices and standards Kategori nirkabel, perangkat implementasi dan standar
* Broadcasting * Penyiaran
* Amateur radio * Amatir radio
* Communication radio * Komunikasi radio
* Cordless telephony:DECT (Digital Enhanced Cordless Telecommunications) * Cordless telephony: DECT (Digital Enhanced Cordless Telecommunications)
* Cellular systems:0G, 1G, 2G, 3G, Beyond 3G (4G), Future wireless * Cellular sistem: 0G, 1G, 2G, 3G, Beyond 3G (4G), nirkabel Masa Depan
* Short-range point-to-point communication : Wireless microphones, Remote controls, IrDA, RFID (Radio Frequency Identification), Wireless USB, DSRC (Dedicated Short Range Communications), EnOcean, Near Field Communication * Short-range point-to-point komunikasi: Wireless mikrofon, Remote kontrol, IrDA, RFID (Radio Frequency Identification), Wireless USB, DSRC (Dedicated Short Range Komunikasi), EnOcean, Near Field Communication
* Wireless sensor networks : ZigBee, EnOcean; Personal area networks, Bluetooth, Ultra-wideband (UWB from WiMedia Alliance). jaringan sensor * Wireless: ZigBee, EnOcean; jaringan area pribadi, Bluetooth, Ultra-wideband (UWB dari WiMedia Alliance).
* Wireless computer networks: Wireless Local Area Networks (WLAN), (IEEE 802.11 branded as WiFi and HIPERLAN), Wireless Metropolitan Area Networks (WMAN) and Broadband Fixed Access (BWA) (LMDS, WiMAX, and HIPERMAN) * Jaringan komputer Wireless: Wireless Local Area Networks (WLAN), (IEEE 802.11 dicap sebagai WiFi dan HIPERLAN), Wireless Metropolitan Area Network (WMAN) dan Akses Broadband tetap (BWA) (LMDS, WiMAX, dan HiperMAN)